Ketua PBNU Ingatkan Pengurus Jaga Ketulusan dalam Berkhidmah: Jangan Memperalat NU
NU Online · Kamis, 24 April 2025 | 18:00 WIB
Muhammad Faizin
Penulis
Metro, NU Online
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof Muhammad Mukri mengingatkan para pengurus NU untuk menjaga ketulusan dalam berkhidmah.
Ia menegaskan agar tidak ada satu pun pihak yang mencoba memperalat atau memainkan organisasi NU demi kepentingan tertentu dan pribadi.
"Jadi pengurus NU harus diniatkan khidmah. Harus ditata. Soal kemudian mendapatkan berkah, dari khidmah kita nggak apa-apa," Prof. Mukri dalam sambutannya pada Pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Metro di Universitas Ma’arif Lampung, Selasa (22/4/2025).
"Tapi jangan coba-coba memperalat NU atau NU dijadikan mainan. Percaya tidak percaya, yakin yang seperti itu akan kena kuwalat," tegasnya.
Ia meminta para pengurus NU agar mencurahkan seluruh potensi yang dimiliki untuk organisasi, serta senantiasa menjaga koordinasi, komunikasi, dan konsolidasi.
Menurutnya, ada tiga hal penting dalam berkhidmah di NU, yaitu konsolidasi tata kelola, konsolidasi program, dan konsolidasi sumberdaya manusia dan pembiayaan.
“Nahdlatul Ulama harus dikelola dengan baik. Para pengurus harus tahu apa yang menjadi tugasnya. Jangan sampai tanfidziyah merasa seperti syuriyah, atau syuriyah merasa seperti tanfidziyah,” tambahnya dalam acara yang turut dihadiri oleh Wali Kota Metro H Bambang Imam Santoso ini.
Senada dengan itu, Pelaksana Harian Ketua Tanfidziyah PWNU Lampung, Prof Alamsyah, menegaskan bahwa NU sebagai organisasi besar harus dikelola oleh orang-orang yang benar-benar berkhidmah.
“Kita ingin NU yang sudah besar ini juga menjadi kuat. Karena ada yang besar tapi tidak kuat, dan ada yang kuat tapi tidak besar. NU harus keduanya,” ujarnya.
Baca Juga
Sebagai NU, Menjadi NU, Pengurus NU
Ia juga mengapresiasi kinerja PCNU Metro yang dinilai telah menjadi rujukan dalam sektor pendidikan dan ekonomi, bahkan hingga ke luar daerah dan pulau.
“Berbagai prestasi telah diraih oleh lembaga pendidikan di bawah NU Metro, mulai dari TK hingga perguruan tinggi,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PCNU Kota Metro, Ismail, menyatakan komitmennya untuk tetap koheren dengan kebijakan yang diambil oleh PBNU. Hal itu ditunjukkannya melalui simbol keseragaman baju putih yang dikenakan oleh para pengurus saat pelantikan.
“Baju putih ini menjadi simbol kekompakan kami. Walau berasal dari latar belakang dan pemikiran yang berbeda, namun ketika berada di NU, kami harus satu langkah dan satu komitmen,” kata Ismail.
Ia berharap PCNU Kota Metro mampu terus menjaga semangat kebersamaan, konsistensi dalam pengabdian, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui pendekatan Islam rahmatan lil ‘alamin.
Terpopuler
1
Pengumuman Hasil Seleksi Berkas Beasiswa Al-Azhar Mesir 2026, Cek Daftar Namanya di Sini
2
Muktamar Ilmu Pengetahuan 2026 di UIN Sunan Kudus Perkuat Konsolidasi Ilmuwan NU untuk Transformasi Sosial
3
Prediksi Cuaca 26 Juni-2 Juli 2026: Kemarau Makin Terasa, Dinamika Atmosfer Picu Hujan di Sebagian Daerah
4
Gempa Magnetudo 5,6 Guncang Pacitan, Terasa hingga Yogyakarta
5
Pemadaman Listrik dan Pergeseran Tanggung Jawab Negara atas Barang Publik
6
Festival Adat Budaya Nusantara, Lebih dari 100 Raja dan Sultan Sedunia Bakal Kumpul di Salatiga
Terkini
Lihat Semua