KH Asyhari Abta: 2014, NU Seperti Gadis Cantik
NU Online · Ahad, 1 September 2013 | 06:17 WIB
Sleman, NU Online
Menjelang tahun 2014, warga NU menjadi seperti gadis-gadis cantik yang akan dipinang seorang pria. Kalau ingin berhasil, maka meminangnya dan maharnya harus baik.<>
Demikian perumpamaan menarik yang disampaikan oleh KH Asyhari Abta, Rais Syuriah PWNU DIY, dalam sambutannya pada acara Syawalan dan Pamitan Calon Jama’ah Haji Pengurus Wilayah Nahdhatul Ulama (PWNU) DI Yogyakarta, Sabtu (31/08), di Halaman Gedung SDNU, Jl. Ringroad Barat, Nogotirto, Gamping, Sleman.
Perumpamaan yang disampaikan tersebut memiliki pesan akan pentingnya bagi warga NU untuk tetap bersikap netral terhadap semua partai politik, menjelang Pemilu tahun 2014 nanti. Karena warga NU dapat dipastikan akan ‘dipinang’ oleh berbagai partai politik.
“Kita mendukung politik kebangsaan, bukan kepentingan. Kita harus bersikap netral dan sama terhadap semua partai politik. Warga NU juga jangan sampai memakai label NU untuk kepentingan seseorang,” himbaunya dihadapan warga NU Yogyakarta pagi menjelang siang itu.
KH Asyhari Abta menambahkan, bahwa tidak ada kebenaran muthlak di dalam dunia politik. Ia juga menekankan akan pentingnya “Akhlaqul Karimah” dalam Pemilu nanti.
“Sikap NU harus diperjelas lagi, jangan sampai NU jadi tunggangan, atau kendaraan bagi politik. Siapapun yang ingin memanfaatkan warga NU, harus dengan akhlaqul karimah,” tandasnya.
Acara yang berlangsung pagi hingga siang tersebut dimeriahkan oleh Group Rebana SDNU Nogotirto, Gamping, Sleman, Yogyakarta, serta dihadiri pula oleh Al-Habib KH Said Agil Husin Al-Munawar sebagai Pembicara, PBNU, Perwakilan Gubernur DIY, segenap warga Nahdliyin Se-Yogyakarta, Calon Jama’ah Haji NU Yogyakarta, PCNU, IPNU-IPPNU, serta para wali murid SDNU. (Dwi Khoirotun Nisa’/Anam)
Terpopuler
1
PWNU Jateng Deklarasikan Muktamar Ke-35 NU yang Jujur, Bersih, Terbuka, Beradab
2
Data Terbaru Gempa NTT: 78 Meninggal Dunia, 907 Luka-Luka, 92 Ribu Warga Mengungsi, 4.256 Gempa Susulan
3
Karhutla Ancam Kalimantan, Pantauan Satelit BNPB Temukan 1.487 Titik Panas
4
Khidmah NU di Akar Rumput: Ketangguhan Keluarga menuju Indonesia Emas
5
PBNU Perluas Kolaborasi untuk Transformasi Pesantren
6
Data Terkini Gempa NTT: 87 Meninggal Dunia, 1.298 Luka-Luka, dan 150 Ribu Warga Mengungsi
Terkini
Lihat Semua