Jakarta, NU Online
KH Said Aqil Siroj menyayangkan konflik yang menimpa Partai Persatuan Pembangunan (PPP) belum selesai, padahal dalam waktu dekat harus sudah mempersiapkan diri untuk pilkada serentak.
<>
“Kita sayangkan, karena mereka sama-sama NU. Ini sudah mau pilkada, sudah harus melakukan persiapan,” katanya di gedung PBNU, Jum’at.
Sebelumnya, ia pernah menawarkan jasa baik untuk menjadi mediator, sayangnya masing-masing pihak tidak ada yang mau mengalah, menginginkan dirinya menjadi ketua umum sementara pihak yang lain menjadi anak buahnya.
“Dua-duanya rugi. Dalam era kompetisi yang sangat ganas ini, masih konflik kok “kober-kobernya”. Saya sudah menawarkan jasa islah kalau ngak mau ya sudah.
Ia menyatakan, saat ini partai tinggalan orde baru yang masih solid tinggal PDIP karena adanya kewibawaan Megawati.
“Kalau ngak ada beliau, wallahu a’am. Yang jelas PPP dan Golkar seperti itu. Sekarang eranya pragmatis, era kapitalis.” (mukafi niam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
3
Para Kiai Sepuh Sampaikan Seruan Moral Jelang Muktamar Ke-35 NU, Soroti Penggalangan Dukungan Calon AHWA
4
Khutbah Jumat: Belajar Menjadi Orang yang Amanah dan Profesional dari Rasulullah
5
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
6
Iuran Lomba 17 Agustus: Gotong Royong atau Justru Bisa Jadi Judi? Ini Batas Hukumnya
Terkini
Lihat Semua