Jakarta, NU Online
KH Said Aqil Siroj menyayangkan konflik yang menimpa Partai Persatuan Pembangunan (PPP) belum selesai, padahal dalam waktu dekat harus sudah mempersiapkan diri untuk pilkada serentak.
<>
“Kita sayangkan, karena mereka sama-sama NU. Ini sudah mau pilkada, sudah harus melakukan persiapan,” katanya di gedung PBNU, Jum’at.
Sebelumnya, ia pernah menawarkan jasa baik untuk menjadi mediator, sayangnya masing-masing pihak tidak ada yang mau mengalah, menginginkan dirinya menjadi ketua umum sementara pihak yang lain menjadi anak buahnya.
“Dua-duanya rugi. Dalam era kompetisi yang sangat ganas ini, masih konflik kok “kober-kobernya”. Saya sudah menawarkan jasa islah kalau ngak mau ya sudah.
Ia menyatakan, saat ini partai tinggalan orde baru yang masih solid tinggal PDIP karena adanya kewibawaan Megawati.
“Kalau ngak ada beliau, wallahu a’am. Yang jelas PPP dan Golkar seperti itu. Sekarang eranya pragmatis, era kapitalis.” (mukafi niam)
Terpopuler
1
Prof Ainun Na'im, Guru Besar Akuntansi yang Jadi Bendahara Umum PBNU
2
Innalillahi, Mustasyar PBNU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Wafat
3
Jejak Karier Mohammad Nuh: Dari Menteri hingga Katib Aam PBNU 2026-2031
4
Hari Santri 2026, PBNU Instruksikan Apel Serentak, Layanan Sosial, Ziarah Ulama, hingga Mujahadah Palestina
5
PBNU Terbitkan Pedoman Pelaksanaan Hari Santri 2026
6
Kelas Publik Dekolonisasi Bahas Cara Melepas Pengaruh Kolonial dalam Kehidupan
Terkini
Lihat Semua