Kunjungi PBNU, Warek UI Bahas Kerja Sama Tridharma Perguruan Tinggi
NU Online · Selasa, 28 September 2021 | 13:15 WIB
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menyerahkan buku Allah dan Alam Semesta kepada Warek UI Abdul Haris (Foto: NU Online/Syakir NF)
Nuriel Shiami Indiraphasa
Kontributor
Jakarta, NU Online
Wakil Rektor (Warek) Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Indonesia (UI), Abdul Haris sambangi kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) guna membahas kerja sama terkait implementasi Tridharma Perguruan Tinggi.
Dalam pertemuannya dengan Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj, Abdul Haris menyampaikan kerja sama ini ditujukan untuk dapat saling bersinergi dalam meningkatkan mutu sumber daya manusia (SDM) melalui upaya pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi (pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat).
“Kami tentu saja dari sisi bagaimana membentuk karakter lulusan kami, kami harus banyak belajar dari PBNU,” ungkapnya kepada NU Online, Selasa (28/9/2021).
Di bidang pendidikan, ia menjelaskan betapa sinergi dengan NU sangat dibutuhkan untuk dapat memberikan warna tersendiri pada pendidikan karakter. “Kemudian untuk bidang riset (penelitian) ini, menjadi bagian dari bagaimana kami punya produk riset yang bisa dimanfaatkan masyarakat, yang umumnya para santri ini,” ujar putra Kiai NU dari Pemalang tersebut.
Dikatakan Abdul Haris, santri merupakan potensi besar milik negara yang harus diberdayakan dalam rangka melahirkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045. Hal ini ditinjau dari karakter yang telah santri miliki, yang terbentuk selama menempuh pendidikan di pesantren.
“Tentu saja ini sudah memiliki kelebihan tersendiri untuk para santri. Mereka sudah punya akhlak, karakter tadi,” terang Guru Besar Universitas Indonesia tersebut.
Disebutkan, lulusan pesantren sudah seharusnya mendapat rekognisi untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi dan juga mendapatkan kesempatan kerja. “Kami di Universitas Indonesia melihat ini adalah bagian yang harus kami lakukan, bagaimana kami bisa memberikan muatan keahlian yang dibutuhkan. Ini yang akan coba kami galangkan,” papar dosen yang juga aktif dalam Society of Exploration Geophysicist (SEG) itu.
Ia juga menyampaikan bahwa sinergi yang dilakukan santri dan pihak UI sendiri dalam upaya membantu pemerintah dan masyarakat selama pandemi ini merupakan salah satu perwujudan dari darma pengabdian yang terlaksana.
“Banyak pengabdian masyarakat yang dilakukan UI untuk meringankan dan juga mencegah penyebaran Covid-19, (seperti) membuat hasil inovasi UI dalam bentuk peralatan-peralatan medis. Itu juga sudah kami sampaikan ke masyarakat. Jadi, bisa kami masukan ke rumah sakit NU dan pesantren. Itu yang akan coba kami lakukan ke sana,” bebernya.
Secara resmi, penandatangan kerja sama tersebut akan dilaksanakan di kampus Universitas Indonesia dalam dua pekan ke depan.
Kontributor: Nuriel Shiami Indiraphasa
Editor: Aiz Luthfi
Terpopuler
1
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
2
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
3
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
6
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
Terkini
Lihat Semua