Jakarta, NU Online
Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) kini tengah proaktif mengampanyekan Islam rahmatan lil āalamin melalui sejumlah program dakwah. Hal ini terkait dengan keprihatinannya terhadap makin maraknya kelompok-kelompok tertentu yang gemar menyulut permusuhan sesama umat Islam.
<>
Komitmen ini terlihat dalam acara Istighasah dan Pengajian Bulanan yang digelar Pengurus Pusat LDNU di Gedung PBNU, Jl Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Rabu (26/4) malam. Acara diikuti ratusan orang dari berbagai majelis takālim, santri pondok pesantren, dan masyarakat umum.
Turut hadir dalam acara yang rutin ini Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Malik Madany, Sekretaris PP LDNU KH Nurul Yaqin Ishaq, KH Abu Naāim Khofifi, serta sejumlah ulama dan pengurus PBNU lainnya.
Dalam kesempatan ini LDNU menggelar kajian keaswajaan yang menekankan adanya penghormatan yang tinggi kepada siapapun yang berbeda pandangan. Sekretaris PP LDNU KH Nurul Yaqin Ishaq mengingatkan tentang pentingnya memperteguh keimanan beragama, dan di saat bersamaan juga mampu bersikap ramah kepada sesama.
āSemua kegiatan kita kali ini sesungguhnya tujuannya tak lain adalah untuk memperkuat keimanan kita kepada Allah SWT. Namun, perlu dicatat, hidup baik dengan sesama juga menjadi kewajiban kita,ā pintanya.
Pemateri dalam diskusi ini Ustad Musbahul Munir mengungkap bahwa perbedaan tidak hanya terjadi antara Ahlusunnah dan kelompok lainnya, melainkan juga di internal Ahlusunnah sendiri. Di kalangan penerus mazhab Imam Syafiāi, misalnya, terdapat beragam pendapat mengenai sampai atau tidaknya hadiah bacaan al-Qurāan kepada orang meninggal.
āKhilafiyah pasti ada, tapi yang terpenting adalah bagaimana kita menyikapi ini semua secara baik,ā ujarnya.
Setiap Rabu terakhir tiap bulan PP LDNU menyelenggarakan istighasah dan pengajian. Guna usaha internalisasi nilai-nilai Islam yang ramah di kalangan Nahdliyin, kali ini disisipkan kajian keaswajaan. Termasuk dalam hal ini, penampilan kader dai hasil asuhannya dalam Pelatihan Tenaga Dakwah Islam Lanjutan yang dilaksanakan secara berkala.
PenulisĀ Ā : Mahbib Khoiron
Terpopuler
1
Syuriyah PBNU Harapkan Muktamar Ke-35 Digelar di Pesantren dengan Dua Kriteria
2
Khutbah Idul Adha 2026: Menguatkan Solidaritas Melalui Semangat Berbagi
3
Khutbah Jumat: Menumbuhkan Empati dan Solidaritas Sosial Melalui KurbanĀ
4
Rapat Pleno PBNU: Munas dan Konbes Digelar 20-21 Juni 2026, Lokasi Diputuskan Menyusul
5
Khutbah Idul Adha 2026: Gotong Royong dalam Pengelolaan Kurban
6
Khutbah Jumat: Meraih Pertolongan Allah dengan Membantu Sesama
Terkini
Lihat Semua