Jakarta, NU Online
Ketua Pengurus Pusat Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (Ma’arif NU) HZ Arifin Junaidi menyesalkan carut-marutnya pelaksanaan ujian nasional (UN), sampai ada pengunduran jadwal UN di sebelas Provinsi.
<>
“Peristiwa yang baru pertama kali terjadi sepanjang penyelenggaraan UN ini tak semestinya terjadi, dan tak boleh terulang lagi,” kata Arifin dalam rilisnya yang disampaikan kepada Duta Masyarakat, Senin (15/4).
Dikatakan Arifin, carut-marut UN ini jangan sampai mengorbankan para siswa peserta UN dengan isu-isu yang meresahkan. Ia juga berharap hal ini tidak kemudian dipolitisasi dan memperkeruh masalah.
“Kami intruksikan kepada para pengurus Ma’arif, khususnya di seluruh cabang di sebelas Provinsi terkait, untuk ikut mengawasi dan menghindari politisasi kasus ini. Kami juga intruksikan kepada seluruh pengurus Ma’arif di Indonesia untuk ikut mengawasi berlangsungnya UN agar tak terjadi kebocoran atau kecurangan yang menodai pelaksanaan UN,” ujarnya.
Kepada para pengurus Ma’arif di sebelas Provinsi yang jadwal UN nya diundur, Arifin juga mengintruksikan agar bisa menenangkan suasana sehingga para siswa tak terganggu dalam mempersiapkan diri mengikuti UN.
“Pengurus wilayah maupun cabang di sebelas Provinsi terkait diharapkan segera memberikan penjelasan kepada para siswanya, dan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan di daerah masing-masing, juga lembaga terkait lainnya,” paparnya.
Arifin juga meminta para siswa di Sekolah Ma’arif seluruh Indonesia untuk tak tergoda oleh isu kebocoran UN, agar tetap fokus mengikuti UN.
“Kami juga mendorong pihak yang terkait dengan masalah keterlambatan pencetakan soal UN sehingga menimbulkan pengunduran UN di sebelas Provinsi agar segera ditindak,” tandasnya.
Redaktur: Mukafi Niam
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
Kontroversi Gerbong Perempuan, Menteri PPPA Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf
Terkini
Lihat Semua