LTMNU Ziarahi Makam KHR As'ad Syamsul Arifin
NU Online · Ahad, 24 Februari 2013 | 13:35 WIB
Situbondo, NU Online
Pengurus Pusat Lembaga Ta’mir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) berziarah ke makam tokoh besar NU kelahiran Situbondo, KHR As’ad Syamsul Arifin, di komplek Pesantren Sukorejo, Asembagus, pada Sabtu sore, (23/2).
<>
Ziarah dipimpin Rais Syuriyah PBNU KH Masdar F. Mas’udi. Turut serta Ketua PP LTMNU KH Abdul Manan A. Ghani, Sekretaris PP LTMNU Ibnu Hazen, dan Wakil Ketua PP LTMNU Mansur Syaerozi, serta rombongan berjumlah 10 orang.
Menurut Kiai Manan, ziarah itu penting. Pertama mengingat bahwa kita akan mati; merupakan bagian dari mengigat-ingat bahwa semua fana. Semua akan kembali kepada Allah.
Kedua, mendoakan orang yang telah meninggal dunia. Dalam Al-Quran, ada ayat berbunyi, Allahuma ighfir lana wali ikhwanina aladzina sabaquna bil-iman. Ya allah ampunilah dosa saudara kami dan dosa-dosa orang yag telah menduhului kami.
Terkait Almaghfurlah KHR As’ad Syamsul Arifin, Kiai Manan menjelaskan, Kiai As’ad adalah ulama besar kharismatik yang menjadi panutan. “Menziarahi beliau adalah mengenang jasa-jsas beliau yag sungguh luar biasa dalam membimbing umat,” katanya kepada NU Online, di Banyuwangi, Ahad, (24/2).
Jasa-jasa Kiai As’ad tampak dalam lembaga pendidikannya yang luas dengan belasan ribu santri. Tidak hanya dari Indonesia, tapi juga luar negeri. Dari pesantren tersebut melahirkan alumni-alumni yang tersebar melanjutkan perjuangannya.
“Juga, PP LTMNU ingain menimba keberkahan dari wasilah berziarah kepada Kiai As’ad,” tambahnya.
Harapannya, semoga keberkahan tersebut makin menambah semangat pengurus dalam melaksanakan program-program Lembaga Ta’mir Masjid yang masih panjang.
Seperti deketahui, PP LTMNU sedang menggelar Rapimda di 45 Kabupaten dan Kota di pulau Jawa. Hingga kini baru 20 titik yang telah terlaksana.
Selepas ziarah, rombongan bersilaturahim ke kediaman Katib Syuriyah PBNU KH Afifuddin Muhajir. Serta menelisik komplek Pondok Pesantren Asembagus.
Penulis: Abdullah Alawi
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Meneladani Hidup Rasulullah di Masa Ekonomi Sulit
2
Khutbah Jumat: Sebelum Memilih dan Memutuskan, Bertanyalah kepada Allah melalui Istikharah
3
Bahlil Janji BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026, Pertamax Malah Melonjak Jadi Rp16.250 per Liter
4
Gus Ipul: Pembukaan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan Masih Sebatas Usulan
5
Menjaga Marwah Pemilihan Pengurus NU: Catatan dari Sowan kepada KH Afifuddin Muhajir
6
Pendaftaran Seleksi Beasiswa Al-Azhar Mesir Melalui Akun Pesantren, Berikut Panduannya
Terkini
Lihat Semua