Mari Sukseskan Munas dan Konbes
NU Online · Jumat, 7 September 2012 | 10:06 WIB
Jakarta, NU Online
Bulan September ini menjadi bulan yang cukup penting terkait dengan agenda keorganisasian NU dengan diselengarakannya Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama yang diselenggarakan di pesantren Kempek Cirebon pada, 14-17 September.<>
Munas dan Konbes merupakan acara terpenting kedua setelah Muktamar, yang diselenggarakan pada tengah periode kepengurusan NU. Moment ini untuk mengevaluasi kinerja organisasi, program dan membahas masalah-masalah keagamaan yang mengemuka di masyarakat.
Tentu saja, forum ini juga menjadi ajang silaturrahmi para kiai dan pengurus NU, yang dulu pernah nyantri bareng, satu leting (angkatan), atau bahkan satu gothakan (kamar)Â dengan kenangan personal yang penuh nuansa.
Suasana dalam munas dan konbes ini jauh lebih intim dibandingkan dengan muktamar karena hanya membahas masalah keagamaan dan keorganisasian.
Tentu saja, proses dan hasil kegiatan ini banyak ditunggu oleh warga NU maupun pihak lain yang terkait dengan NU, karena itu, NU Online berkomitmen penuh dalam mengabarkan berbagai informasi tentang munas-konbes ini. Berbagai acara pra munas secara rutin telah diinformasikan setiap harinya sebagai persiapan bagi para peserta dari seluruh wilayah Indonesia untuk mengetahui info kegiatan lebih awal.
Berikut kontributor terproduktif bulan Agustus 2012
Syaiful Mustakim 13
Wasdiun 12
M Ichwan 9
Yusuf Suharto 8
Muslim Abdurrahman 7
Lukni Maulana 5
Syamsul Akbar 5
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
2
Kompensasi kepada Pemilih dengan Dalih Transportasi atau Ongkos Kerja untuk Memengaruhi Pilihan adalah Haram dan Suap
3
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
4
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
5
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
6
Jusuf Kalla Buka Suara soal Kerusuhan di Aceh: Konflik Internal, Bukan ke Pemerintah Pusat
Terkini
Lihat Semua