Masyarakat Tak Tahu Kemana Harus Bertanya Soal Waris
NU Online · Jumat, 23 Agustus 2013 | 22:53 WIB
Jakarta, NU Online
Sebagian besar umat Islam kesulitan untuk mendapatkan informasi atau sulit mencari ustadz dan ahli agama untuk berkonsultasi mengenai berbagai persoalan di bidang kewarisan.<>
Demikian dalam kegiatan "Orientasi Waris Islam Kementerian Agama RI" di Jakarta, Jum'at (23/8). Kegiatan bertajuk "Kita Tingkatkan Kualitas Pemahaman dan Pelayanan Masyarakat di Bidang Waris" ini diselengggarakan oleh Subdit Pembinaan Syariah dan Hisab Rukyat Kementerian Agama sejak Kamis (22/8) kemarin.
Mhd Jabal Alamsyah, salah seorang narasumber menyatakan, tidak banyak yang mau menggeluti bidang kewarisan. Materi ini juga tidak menjadi bahan ceramah atau khotbah.
"Apa kita pernah mendengar khotbah yang temanya tentang waris, atau mengutip satu saja ayat tentang waris?" kata ahli bidang waris yang belajar kewarisan di Mesir dan Brunei itu.
Sementara itu Kasi Pembinaan Syariah, Jamaludin M. Marky mengatakan, Orientasi Waris Islam Kementerian Agama RI kali ini diikuti oleh 40 peserta yang berasal dari perwakilan ormas, perguruan tinggi Islam dan pesantren di Jabodetabek.
"Harapan kami sebenarnya hanya untuk orientasi. Namun yang hadir lebih dari yang diharapkan. Ada kiai guru, pimpinan ormas yang banyak memberikan masukan. Ini merupakan satu kebahagiaan kepada kami," katanya.
Ditambahkan, pihaknya juga merencanakan pertemuan para ahli syariah secara nasional untuk membahas berbagai persoalan syariah dan membentuk semacam lembaga fatwa. "Untuk bidang hisab rukyat sudah sudah mapan, yang pembinaan syariah belum," katanya singkat.
Penulis: A. Khoirul Anam
Terpopuler
1
Hukum Suami Memanggil Istri dengan Sebutan Mamah atau Ummi
2
137 Mahasantri Ma'had Aly Lolos Seleksi Administrasi Beasiswa Berkah Muktamar Ke-35 NU
3
Presiden Prabowo Tiba di India untuk Hadiri KTT Ke-18 BRICS
4
Menkeu Suahasil: Keuangan Negara Harus Bisa Jalankan Program Prioritas Pemerintah
5
Prabowo Bicara Ketahanan di BRICS, Rakyat Indonesia Masih Menghirup Asap Karhutla
6
BGN Sebut 240 Ribu Satuan Pendidikan Belum Terima MBG
Terkini
Lihat Semua