NU Online Terus Berinovasi, Raih Penghargaan Nasional Sejak 2023
NU Online · Selasa, 3 November 2026 | 13:45 WIB
Dua trofi AMSI Awards 2025 dan 2026 yang diraih NU Onine setelah bersaing dengan media-media nasional. (Foto: NU Online/Mahbib Khoiron)
Suci Amaliyah
Kontributor
Jakarta, NU Online
Media resmi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), NU Online, mencatat sejumlah penghargaan dari lembaga pemerintah dan asosiasi media, setidaknya terhitung setelah NU Online terverifikasi Dewan Pers sejak 15 Maret 2023. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi NU Online dalam mengembangkan konten jurnalistik, inovasi digital, penyebaran nilai toleransi dan kebangsaan, serta layanan keagamaan berbasis digital.
Terbaru, NU Online meraih penghargaan kategori Inovasi Strategi dan Pertumbuhan Engagement Terbaik (Media Skala Kecil) dalam ajang AMSI Awards 2026. Penghargaan tersebut diserahkan di Surabaya dan disaksikan sejumlah tokoh pers, insan media, serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Sebelumnya, pada 2023, NU Online menerima KASAD Awards atas kontribusinya dalam isu toleransi, inovasi digital, dan jurnalisme siber.
Pada 2024, NU Online meraih Anugerah Revolusi Mental sebagai apresiasi atas diseminasi praktik baik berbasis nilai kebangsaan dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).
Masih pada tahun yang sama, liputan khusus NU Online berjudul "Buyarnya Manuver Kaesang di Pilkada 2024" terpilih sebagai salah satu karya reportase yang dipamerkan dalam ajang Peran Media dalam Pilkada 2024. Kegiatan yang diselenggarakan UNESCO dan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) tersebut berlangsung di Jakarta pada 14 November 2024, bertepatan dengan Hari Internasional untuk Mengakhiri Impunitas atas Kejahatan terhadap Jurnalis.
Kemudian, pada AMSI Awards 2025, NU Online memperoleh penghargaan kategori Inovasi Produk dan Teknologi Terbaik (Media Skala Kecil) melalui pengembangan NU Online Super App.
Pemimpin Redaksi NU Online Ivan Aulia Ahsan mengatakan, berbagai pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh tim serta kolaborasi yang kuat di antara ekosistem media keislaman di Indonesia.
“Kita tidak berdiri sendiri,” ujar Ivan.
Ia menjelaskan, semangat kolaborasi menjadi modal penting bagi NU Online untuk terus berkembang sebagai media dakwah yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Muslim di era digital. Menurutnya, pengembangan layanan digital dilakukan untuk memudahkan masyarakat mengakses berbagai kebutuhan informasi dan pengetahuan keislaman.
"Kita bisa hidup dari kerja sama dan interaksi itu. Kami bisa mengklaim bahwa hal itu karena layanan untuk umat Islam sehari-hari bisa diperoleh di NU Online Super App yang dengan berbagai fitur yang paling lengkap,” jelasnya.
Koordinator Pengembangan NU Online Super App Mahbib Khoiron menambahkan, keberanian untuk terus berinovasi meski dengan sumber daya terbatas merupakan bentuk komitmen NU Online dalam memberikan pelayanan kepada umat.
“Yang tersisa bukan sekadar aplikasi, tapi warisan tentang bagaimana media keislaman bisa tetap relevan di era digital, tidak menunggu kesempurnaan, tapi terus memperbaiki,” imbuhnya.
Sejalan dengan pengembangan tersebut, NU Online terus memperluas layanan digitalnya. Salah satunya melalui pengembangan fitur berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) pada NU Online Super App.
Fitur ini dirancang untuk memudahkan pengguna mengakses pengetahuan keislaman. Pengguna dapat mengajukan pertanyaan seputar Al-Qur'an, fiqih, dan pengetahuan Islam lainnya dengan jawaban yang bersumber langsung dari konten NU Online.
Selain Super App, NU Online juga mengembangkan NU Online Kids, platform media edukasi khusus anak-anak. Platform ini menyajikan konten keislaman yang ramah dan moderat, serta dikemas secara menarik agar mudah diterima anak-anak.
Pengembangan lainnya dilakukan melalui NU Online Institute, platform pembelajaran dan pengembangan sumber daya manusia berbasis digital yang dikelola NU Online.
NU Online Institute menghadirkan berbagai program pembelajaran, mulai dari kelas bimbingan daring hingga kelas tematik. Materi yang tersedia mencakup penulisan esai dan keislaman, pelatihan digital dan AI, psikologi, serta persiapan masuk perguruan tinggi negeri (PTN).
Baca Juga
NU Online Raih Humas Kemenag Award 2025
Platform ini juga bekerja sama dengan berbagai lembaga untuk menghadirkan program beasiswa, termasuk beasiswa studi di Malaysia dan Beasiswa Ma'had Aly atau Berkah Muktamar NU bagi santri dan mahasantri.
Di bidang pengabdian dan dakwah, NU Online Institute menghadirkan program Dai Penggerak 3T dan Dai Ramadan. Program tersebut menempatkan dai di berbagai masjid dan pesantren di seluruh Indonesia.
Layanan lainnya mencakup psikotes digital gratis serta pelatihan keterampilan khusus, seperti juru sembelih halal dan media audiovisual.
Terpopuler
1
Prabowo Sebut Ada Kelompok yang Ingin Indonesia Terpecah
2
Ketum PBNU Gus Kikin Imbau Warga Tidak Terprovokasi Kasus Pembakaran Warung Mi di Sukoharjo
3
Pemuda NU Asal Lumajang Raih Rekor MURI lewat Karya Buku Tertebal di Indonesia
4
Pelantikan PCNU Bekasi 2026–2031, Ketua PBNU Puji Raharjo Ingatkan Qanun Asasi untuk Penguatan Organisasi
5
Kader Ansor Tawarkan Ilmu Mantiq untuk Menyaring Informasi AI dalam Mu'tamad 2026 di Lirboyo
6
Pemuda Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional, Walhi Ingatkan Kewajiban Lindungi Rakyat
Terkini
Lihat Semua