PBNU Berharap Elit Tak Kedepankan Politik Menang-Menangan
NU Online · Kamis, 9 Oktober 2014 | 12:00 WIB
Jakarta, NU Online
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj berharap para elit politik yang sekarang berkuasa, baik di legislatif maupun eksekutif, tidak menonjolkan pendekatan politik menang-menangan yang akhirnya menyengsarakan rakyat.
<>
“Kalau kegaduhan politik tidak selesai, rakyat yang akan jadi korban. Sekarang nilai rupiah tersungkur, para juga investor sudah pada narik modalnya,” katanya menjelaskan pengaruh ketidakpastian politik terhadap ekonomi di gedung PBNU, Kamis.
Para elit, katanya, harus mengedepankan kepentingan bangsa ke depan demi kejayaan Indonesia. Masih banyak upaya yang bisa dilakukan untuk mengatasi kebuntuan politik. Ia berharap pemimpin seperti Megawati dan SBY bisa mencairkan komunikasi demi kebersamaan bangsa.
“Masih ada sedikit harga diri yang berlebihan pada beberapa elit politik. Sebenarnya, kalau mau masih banyak terobosan,” paparnya.
Organisasi keagamaan seperti NU, jika diminta, bersedia untuk menjembatani kebuntuan antar elit yang selama ini belum mencair pasca berlangsungnya pilpres. (mukafi niam)
Terpopuler
1
Prof Ainun Na'im, Guru Besar Akuntansi yang Jadi Bendahara Umum PBNU
2
Innalillahi, Mustasyar PBNU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Wafat
3
Jejak Karier Mohammad Nuh: Dari Menteri hingga Katib Aam PBNU 2026-2031
4
Hukum Menyalakan Kembang Api di Malam Hari
5
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
6
KH Abdul Hakim Mahfudz: Memimpin Tebuireng, PWNU Jatim, hingga PBNU
Terkini
Lihat Semua