Pelatih Timnas Jerman U-17 Ungkap Kesan Bermain Sepak Bola di Indonesia
NU Online · Jumat, 1 Desember 2023 | 09:00 WIB
Timnas Jerman U-17 saat menghadapi Meksiko di Stadion Si Jalak Harupat Bandung pada 12 November 2023 lalu. (Foto: Antara)
Haekal Attar
Kontributor
Solo, NU Online
Sebelum laga semifinal kemarin yang mempertemukan antara German U-17 melawan Argentina U-17. Pelatih Tim Nasional Jerman U-17 Christian Wueck menanggapi terkait laga semifinal yang akan berlangsung di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah Selasa (28/11/2023) lalu. Kendati demikian, Der Panzer belum pernah menjajal rumput stadion tersebut karena selalu bermain di Bandung dan Jakarta.
Menjawab tantangan tersebut, Wuect menyatakan bahwa tidak ada perbedaan secara signifikan saat bermain di Jakarta, Bandung, maupun Solo. Ia berujar bahwa Indonesia sendiri merupakan tempat yang sangat cocok untuk menggelar Piala Dunia U-17 akibat dari lingkungan yang mendukung.
"Bagi saya, secara pribadi, ini tidak ada yang berbeda, kami pernah ke Bandung, Jakarta, dan Surakarta di Indonesia. Semua tempat kami bermain sangat baik, lingkungannya sangat cocok untuk turnamen ini," kata Wueck dalam konferensi pers di Stadion Manahan, Solo pada Senin lalu.
Kapten Timnas U-17 Jerman Noah Darvich juga memuji Indonesia. Senada dengan Wueck, Wonderkid Barcelona itu berujar bahwa Indonesia menjadi tempat yang sangat indah bagi dirinya, sehingga dirinya merasa nyaman dan tidak terasa membosankan.
"Negara ini sangat indah dan itulah mengapa saya tidak bosan dan saya setuju dengan pelatih. Saya juga bisa melihat banyak perbedaan di negara yang indah ini," pungkasnya.
Sebelumnya, pertandingan yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, antara Argentina dan Jerman dapat dijelaskan sebagai laga yang sangat sengit. Pada babak waktu normal, kedua tim bermain imbang 3-3, dan ketegangan mencapai puncaknya saat mereka memasuki drama adu penalti. Argentina harus mengakui keunggulan Jerman setelah adu penalti, dengan skor akhir 2-4.
Hingga menit ke-90 pertandingan, Argentina tertinggal 2-3 dari Jerman. Namun, Agustin Ruberto tampil sebagai pahlawan dengan mencetak gol ketiganya pada menit ke-7 masa injury time. Gol tersebut tidak hanya menyamakan kedudukan tetapi juga memberikan harapan baru bagi tim La Albiceleste untuk meraih kemenangan.
Meskipun berhasil memperpanjang pertandingan dengan dramatis, Argentina akhirnya harus menyerah dalam adu penalti melawan Jerman. Keputusan sulit itu membuat Jerman melangkah ke babak berikutnya sementara Argentina harus mengakhiri perjalanannya dalam turnamen ini.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Beribadah Bukan Transaksi, Meluruskan Hubungan antara Hamba dengan Tuhan
2
Khutbah Jumat: Spirit Sumpah Pemuda, Jangan Bungkam Suara Anak Muda yang Peduli Bangsa
3
Alvin Tedjo, Pria Keturunan Indonesia yang Terpilih sebagai Wali Kota Mississauga di Kanada
4
Khutbah Jumat: Pentingnya Menolong Tetangga di Tengah Kesulitan Ekonomi
5
Khutbah Jumat: 3 Alasan Pemerintah Wajib Mendengarkan Aspirasi Rakyat
6
Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar: Tugas Pengurus Merangkul Semua Elemen, Meningkatkan Kualitas Nahdliyin
Terkini
Lihat Semua