Penentuan Lokasi Muktamar Ke-35 NU Ditunda, Paling Lambat Besok Pagi
NU Online · Selasa, 7 Juli 2026 | 20:30 WIB
Rapat Gabungan Syuriyah-Tanfidziyah PBNU di Gedung PBNU Lantai 8, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Selasa (7/7/2026). (Foto: NU Online/Suwitno)
Haekal Attar
Penulis
Jakarta, NU Online
Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar telah menunda keputusan lokasi Muktamar ke-35 NU yang bakal digelar 1-5 Agustus 2026 mendatang.
Kiai Miftach menyampaikan hal tersebut di dalam Rapat Gabungan Harian Syuriyah-Tanfidziyah di Lantai 8 Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Salemba, Jakarta Pusat, pada Selasa (7/7/2026).
"Untuk selanjutnya, tadi kami sudah beberapa kali pertemuan ternyata masih butuh 1 atau 2 jam lagi. Jadi, mohon sabarnya diskors lagi sekitar 1 jam atau dua jam. Doanya semoga mudah-mudahan selesai," katanya.
Kiai Miftach juga mengatakan, jika keputusan belum tercapai, maka Rapat Gabungan Harian Syuriyah-Tanfidziyah bakal dilanjut pada Rabu (8/7/2026) pukul 08.00 WIB.
"Kalau sampai besok, bisa lewat zoom," singkatnya.
Sebelumnya, Kiai Miftach mengajak seluruh pengurus PBNU masa khidmah 2021-2026 untuk menjaga niat khidmah kepada NU sehingga akhir masa kepengurusan.
"Alhamdulillah, nyawa kita kurang 20 hari lagi sudah ada di tenggorokan. Kita masuk sebagai pengurus NU dengan baik-baik, berniat (nawaitu) untuk khidmah di NU. Tentu kewajiban kita adalah mempertahankan niat yang baik ini," katanya.
Tinggal beberapa hari lagi, semoga kita bisa bertahan dan memperoleh husnul khatimah," sambungnya.
Namun, lanjutnya, karena usulan yang muncul mengarah pada beberapa pesantren di satu wilayah, proses penetapannya kemudian dikembalikan kepada PBNU.
"Oleh karena itu, sebagaimana penentuan lokasi Munas dan Konbes, kita juga mengirimkan tim survei. Kemarin, untuk Muktamar, tim survei juga telah diterjunkan," katanya.
Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) PBNU KH Yahya Cholil Staquf juga mengaku tidak keberatan atas keputusan yang dibuat Kiai Miftach. Namun, tawaran tersebut tetap diserahkan kepada para peserta rapat.
"Jadi sebetulnya perlu ditawarkan kepada para peserta rapat kepada para pengurus sekalian bahwa masalah ini dibicarakan secara terbatas oleh Rais Aam, bersama saya, dan panitia inti muktamar kalau disetujui," katanya.
"Kalau itu disetujui maka kami masih memerlukan waktu untuk membuat keputusan itu mengingat berbagai hal mesti dipertimbangkan. Ini saya kira perlu, saya sampaikan terimakasih," sambungnya.
Diketahui, rapat tersebut juga memaparkan hasil Tim Survei Lokasi Muktmaar ke-35 NU yang telah berlangsung pada Sabtu hingga Ahad (4-5/7/2026) lalu.
Diketahui, Setelah penyelenggaraan Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026 di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur, disepakati bahwa Muktamar ke-35 NU akan dilaksanakan pada 1-5 Agustus 2026.
Terpopuler
1
Hukum Lomba Mancing Berbayar di Kolam
2
PBNU Putuskan Lokasi Muktamar Ke-35 NU Esok
3
PBNU Rampungkan Survei Lokasi Muktamar Ke-35 NU, Lirboyo dan Jakarta Jadi Opsi Terkuat
4
Tim PBNU Tinjau Tiga Pesantren di Cirebon sebagai Calon Lokasi Muktamar Ke-35 NU
5
Pesan Rais Aam PBNU kepada Pengurus 25 Hari Jelang Muktamar Ke-35 NU
6
Maroko Lawan Prancis di Perempat Final Piala Dunia 2026, Ulangan Semifinal di Qatar 2022
Terkini
Lihat Semua