Pengurus NU Jatim Ziarahi Makam Pendiri NU
NU Online · Kamis, 21 April 2016 | 18:02 WIB
Sejumlah pengurus harian NU Jawa Timur bersama badan otonom dan lembaga NU melangsungkan ziarah ke pesarean muassis NU. Mereka menggali kembali semangat perjuangan menjadi pertimbangan demi meningkatkan khidmah di jam'iyah.
"Kami meminta doa restu kepada para keluarga di sini agar diberikan kekuatan dalam berkhidmah di NU," kata KH Ridwan Nasir di pemakaman Pesantren Darul Ulum (PPDU) Rejoso, Peterongan, Jombang, Kamis (21/4).
Permohonan doa dan dukungan ini disampaikan oleh guru besar UIN Sunan Ampel Surabaya selaku pimpinan rombongan dari PWNU Jatim kepada KH Zaimuddin Wijaya As'ad sebagai pimpinan dari pesantren tersebut.
KH Zaimuddin Wujaya As'ad yang biasa disapa Gus Zu'em berharap agar keberadaan para pengurus dapat menjalankan amanah dengan membawa NU sebagai organisasi seperti diharapkan para pendiri. "Semoga NU juga mampu menjaga kebersamaan dan kekompakan," kata Ketua Majlis Pimpinan PPDU ini.
Memperingati hari lahir Ke-93 NU, pengurus NU Jatim menyelenggarakan sejumlah kegiatan. Salah satunya adalah ziarah ke pemakaman para pendiri NU seperti Syaikhana Cholil (Bangkalan), KH As'ad Syamsul Arifin (Situbondo), KH Muhammad Hasan (Genggong), serta di Jombang KH Hasyim Asy'ari (Tebuireng), KH Abdul Wahab Chasbullah (Tambakberas), KH Bisri Syansuri (Denanyar) juga KH Tamim Irsyad (Rejoso).
Kegiatan ziarah ini dibagi menjadi empat kelompok yang melakukan ziarah pada hari yang sama. "Agar generasi penerus seperti kita bisa meneruskan khidmah sebagaimana semangat para pendiri NU," kata Wakil Ketua NU Jatim KH Sholeh Hayat.
Sebelumnya diadakan kegiatan donor darah yang diikuti para kiai, pengurus serta karyawan di lingkungan NU Jatim. Sedangkan untuk Sabtu (23/4) akan dilangsungkan khatmil Quran, istighotsah serta lailatul ijtima'. Puncak harlah akan dilangsungkan Ahad (24/4) pagi sekaligus peluncuran website resmi NU Jatim.
Sejumlah undangan tokoh masyarakat dan pejabat akan hadir di acara ini, termasuk Gubernur Jawa Timur H Soekarwo. (Ibnu Nawawi/Alhafiz K)
Terpopuler
1
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026
2
Tim Hisab Rukyat: Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H Penuhi Kriteria MABIMS, Idul Adha Diperkirakan 27 Mei 2026
3
Hilal Terlihat, PBNU: Idul Adha 1447 H Rabu, 27 Mei 2026
4
Menhan Sebut Seluruh Kabupaten di Jawa Akan Dikawal Batalyon Teritorial pada 2026
5
Tiga Jurnalis Indonesia Bersama Aktivis Ditangkap Israel, Dewan Pers Minta Pemerintah Bertindak
6
Ambruknya Rupiah Dinilai Tekan Rakyat Kecil, DPR Soroti Harga Kebutuhan Pokok
Terkini
Lihat Semua