Pengusaha dan Profesional Nahdliyin Bahas Keberpihakan Anggaran RAPBN 2020
NU Online · Kamis, 8 Agustus 2019 | 11:15 WIB
Diskusi ini menghadirkan tiga pembicara, yaitu Deputi Pembangunan Pengembangan Manusia, Masyarakat, dan Kebudayaan Bappenas Subandi Sardjoko, anggota Komisi XI DPR RI Fathan Subchi, dan Staf Deputi IV Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP) Burhanuddin Saputu.
Pengurus P2N Witjaksono menyatakan, pengusungan tema tentang anggaran 2020 tidak terlepas dari inisiasi Wakil Presiden Indonesia terpilih KH Ma'ruf Amin yang menginginkan adanya terobosan dalam hal ekonomi. Kiai Ma'ruf menggaungkan arus baru ekonomi Indonesia untuk lebih memiliki keberpihakan kepada masyarakat miskin.
"Wacana-wacana ini akan terus kita bahas sebagai ukuran-ukuran fundamental bahwa negara ini harus ada keberpihakan kepada orang bawah (miskin) di dalam APBN," kata Witjak.
Menurut Witjak, sistem penerapan APBN yang selama ini ada perlu ditinjau ulang karena ekonomi Indonesia belum memiliki keberpihakan yang lebih kepada masyarakat yang ekonominya miskin. Sebaliknya, ia melihat selama ini yang lebih banyak mendapatkan manfaat dari APBN adalah korporasi.
"Jangan hanya aksi-aksi korporasi yang besar yang hanya disokong keberpihakannya (oleh pemerintah), tapi harusnya keberpihakan ekonomi melalui arus social engineering menjadi social economy engineering. Inilah yang harusnya kita angkat terus ke permukaan, hingga menjadi sebuah aksi korporasi," ucapnya.
"Kalau selama ini banyak teman-teman yang mengeluh. Oke, kebijakan membuat insfrastruktur untuk ini, untuk itu, tapi yang kaya kan hanya korporasi," imbuhnya.
Oleh karena itu, sambungnya, perlu langkah-langkah yang tepat agar arus baru ekonomi Indonesia membuahkan hasil dari wacana besar yang akan disusun pada APBN 2020.
Pada kempatan itu, ia menyatakan, nantinya hasil dari diskusi ini akan dipublikasikan dan diserahkan kepada pemerintah untuk menjadi pertimbangan bagi pemerintah dalam menyusun anggaran. (Husni Sahal/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
2
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
3
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
6
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
Terkini
Lihat Semua