Perdana, Puslitbang Penda Kemenag Luncurkan Laporan Tahunan
NU Online Ā· Rabu, 26 Maret 2014 | 02:01 WIB
Jakarta, NU Online
Pusat Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Agama dan Keagamaan (Puslitbang Penda) Kementerian Agama, Selasa (25/3), untuk pertama kalinya meluncurkan laporan tahunan yang merekam kondisi pendidikan agama dan keagamaan di Indonesia.
<>
Acara peluncuran diselenggarakan di Hotel Millenium, Jakarta, dan dihadiri para peneliti, perwakilan ormas, praktisi pendidikan, dan utusan dari sejumlah instansi yang berkaitan dengan masalah pendidikan agama dan keagamaan.
Laporan yang diberi judul āLaporan Tahunan Pendidikan Agama dan Keagamaan di Indonesia 2013ā kali ini mengungkap berbagai kasus dan wacana, di antaranya seputar akses dan pelayanan pendidikan, kurikulum, pesantren, madrasah, hingga pertumbuhan budaya damai dan potensi radikalisme di sejumlah lembaga pendidikan.
āIni bukan sekadar liputan koran. Laporan tahunan ini disusun dengan melibatkan hasil penelitian lapangan dan diskusi mendalam. Saya kira ini yang membedakan laporan tahunan ini dengan laporan tahunan di LSM,ā kata Kepala Puslitbang Penda Prof Abdurrahman Masāud.
Doktor lulusan University of California Los Angeles (UCLA) ini memaparkan, ada tren perkembangan yang cukup baik dalam pendidikan agama dan keagamaan di Indonesia. Meskipun, dari hasil penelitian, ia tidak menampik adanya gejala radikalisme di beberapa instusi pendidikan.
Laporan tahunan perdana ini dibedah oleh Rais Syuriyah PBNU KH Hasyim Muzadi yang juga pengasuh Pesantren Mahasiswa al-Hikam; serta salah seorang guru besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof Atho Mudzhar.
Hasyim menegaskan pentingnya menanamkan pendidikan agama yang lebih dari sekadar informasi. Ia merekomendasikan pendekatan yang menyentuh aspek afektif (perasaan), seperti kegiatan ibadah dan keteladanan.
Sementara Atho mengapresiasi prakarsa Puslitbang Penda untuk menyajikan informasi yang cukup lengkap tentang kondisi pendidikan agama dan keagamaan kepada publik. āDengan buku ini, saya akhirnya bisa membaca seluruh hasil peneltian Puslitbang Penda selama setahun,ā tuturnya. (Mahbib Khoiron)
Terpopuler
1
Diskusi Kabla Muktamar Ke-35 di Unusia: Pengendali NU Kian Anonim, Perlu Menjaga Jarak dari Intervensi Negara
2
Akui Dapat Banyak Kritik, Presiden Prabowo Heran MBG Disebut Pemborosan
3
Pendukung Spanyol Kibarkan Bendera Palestina Sepanjang Turnamen Piala Dunia 2026
4
Gempa 7,3 Magnitudo Guncang Meksiko, Tidak Ada Korban Maupun Kerusakan Langsung
5
Fachry Ali Ulas Muktamar Cipasung 1994 Jadi Perlawanan NU terhadap Intervensi Pemerintah
6
Andy Burnham Resmi Dilantik Jadi Perdana Menteri Inggris, Gantikan Keir Starmer
Terkini
Lihat Semua