Perguruan Tinggi NU Tak Hanya Banyak, Tapi Harus Bermutu
NU Online · Rabu, 29 Januari 2014 | 10:59 WIB
Jakarta, NU Online
Nahdlatul Ulama saat ini sedang getol-getolnya membangun perguruan tinggi. Ditargetkan sampai akhir kepengurusan periode ini, terdapat 32 perguruan tinggi baru. Meskipun demikian, jumlah yang banyak saja tidak cukup, perguruan tinggi NU harus bermutu.
<>
Demikian diungkapkan oleh wakil sekjen PBNU H Hanief Saha Ghafur dalam workshop dan lokakarya perguruan tinggi NU, yang diselenggarakan di gedung PBNU, Rabu (29/1).
Hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah perguruan tinggi NU seperti Unisma Malang, Unwahas Semarang, UIM Makassar dan lainnya, serta sejumlah pengurus wilayah NU yang saat ini sedang dalam proses pembentukan perguruan tinggi baru.
Untuk peningkatan mutu ini, PBNU akan membantu bimbingan teknis manajemen mutu dan akreditasi.
Sementara itu Wakil Ketua Umum PBNU H As’ad Said Ali menekankan, NU perlu mendorong kemandirian dan menciptakan kelas menengah. Melalui perguruan tinggi inilah, akselerasi penciptaan kelas menengah baru ini bisa cepat dilakukan.
Kelas menengah NU tersebut diharapkan bukan hanya mapan secara ekonomi, tetapi juga memiliki nalar rasional, tetapi juga spiritual. “Untuk mencapai tujuan tersebut, perguruan tinggi NU harus dikelola secara profesional,” tegasnya. (mukafi niam)
Ilustrasi: Gedung Unwahas Semarang
Terpopuler
1
Hukum Mengambil Air Masjid untuk Kebutuhan Warga Saat Kekeringan, Bolehkah?
2
KH Miftachul Akhyar: Muktamar Ke-35 Jadi Pelajaran NU untuk Berani Keluar dari Kebiasaan
3
Membaca Ulang Fiqih Pajak: Agenda yang Tersisa dari Muktamar Ke-35 NU
4
Hukum Suami Memanggil Istri dengan Sebutan Mamah atau Ummi
5
Presiden Prabowo Tiba di India untuk Hadiri KTT Ke-18 BRICS
6
GP Ansor Jatim Desak Pemerintah Tertibkan Sound Horeg dan Kecam Penghinaan terhadap Ulama
Terkini
Lihat Semua