Petugas Haji 2025 Diberangkatkan, Siap Layani Tamu Allah dengan Penuh Dedikasi
NU Online · Senin, 28 April 2025 | 11:30 WIB
PPIH Arab Saudi saat mengikuti upacara pelepasan pada Senin (28/4/2025) di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta. Kemenag melepas petugas haji tahap pertama untuk Daker Madinah dan Bandara. (Foto: NU Online/Patoni)
Patoni
Penulis
Jakarta, NU Online
Petugas haji 2025 secara resmi diberangkatkan. Pelepasan petugas haji ini dilakukan oleh Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Hilman Latief di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, pada Senin (28/4/2025).
Hilman berpesan kepada seluruh petugas haji untuk siap melayani tamu Allah dengan sebaik-baiknya dan penuh dedikasi.
"Petugas haji harus penuh dedikasi melayani dan mempertimbangkan bahwa tugas kita di sana melayani bukan semata memenuhi dahaga spiritual pribadi," ujar Hilman saat memberikan sambutan pelepasan petugas haji 2025 di halaman gedung Serbaguna 2 Asrama Haji Pondok Gede Jakarta.
Di tengah tugas tidak ringan yang bakal diemban para petugas, Hilman juga menekankan agar petugas haji selalu menjaga kesehatan dan nama baik bangsa Indonesia. Karena menurutnya, para petugas haji juga merupakan duta bangsa.
Hilman menjelaskan bahwa melayani dan membantu jamaah haji merupakan kenikmatan tersendiri bagi petugas haji. Ia meminta kepada para petugas agar siap menyambut calon jamaah haji yang mulai berdatangan mulai 2 Mei 2025.
"Bapak ibu akan menyambut jamaah haji mulai 2 Mei 2025. Di situlah Anda akan merasakan nikmatnya menjadi petugas haji," ucap Hilman.
Tahap pertama, Kementerian Agama melepas 323 petugas haji dan 66 petugas kesehatan PPIH Arab Saudi. Tahap pertama ini terdiri dari petugas yang akan bekerja di Daerah Kerja (Daker) Bandara dan Madinah.
Adapun tahap kedua, Kemenag akan melepas petugas haji dari Asrama Haji Cipondoh Tangerang, Banten yang akan ditempatkan di Daker Makkah. Pelepasan petugas Daker Makkah rencana akan dilaksanakan pada 7 Mei 2025 mendatang.
Indonesia tahun ini mendapat 221.000 kuota jamaah haji. Jumlah ini terdiri atas 201.063 jamaah reguler, 1.572 petugas haji daerah, 685 adalah pembimbing pada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta 17.680 jamaah haji khusus.
Masa operasional pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji akan berlangsung selama 30 hari. Sementara rata-rata masa tinggal jamaah haji Indonesia di Arab Saudi adalah 41 hari.
Terpopuler
1
Ancam Ekosistem Pertembakauan, Lesbumi PBNU Tolak Rancangan Aturan Kemenko PMK dan Kemenkes soal Tembakau
2
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
3
Pemerintah Tetapkan Logo Resmi HUT ke-81 RI, Ini Makna Desain dan Cara Unduhnya
4
DPR Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihapus, Negara Bisa Hemat Lebih dari Rp1 Triliun
5
Hari Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Klaim Polri Berkontribusi pada Ketahanan Pangan dan MBG
6
Rais Syuriah PBNU Ingatkan Pengurus PWNU Aceh: Jangan setelah Dilantik Malah Jadi Urusan
Terkini
Lihat Semua