Pimpinan PTNU Dilantik, PBNU Minta Fokus 3 Target Prioritas
NU Online · Selasa, 9 Juni 2026 | 19:00 WIB
Jakarta, NU Online
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melantik pimpinan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) dan Pengurus Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) PTNU di Gedung PBNU, Jakarta, pada Selasa (9/6/2026).
Usai pengucapan ikrar pelantikan, dilakukan penandatanganan berita acara oleh rektor dan perwakilan pengurus BPP dari masing-masing perguruan tinggi yang dilantik.
Prosesi pelantikan dipimpin oleh Wakil Ketua Umum PBNU Bidang Pendidikan H Nizar Ali. Menurutnya, kualitas perguruan tinggi tidak lagi ditentukan oleh jumlah mahasiswa, melainkan kontribusi dan capaian akademiknya.
"Di tengah perubahan global yang sangat cepat, kualitas sebuah universitas tidak lagi hanya diukur dari jumlah mahasiswa atau program studi yang dimiliki, tetapi diukur dari kontribusinya terhadap pengembangan ilmu, penyelesaian masalah masyarakat, serta pengakuan akademik di tingkat nasional dan internasional," katanya.Â
Dalam amanat yang disampaikan, ia menyoroti tiga hal utama yang perlu menjadi prioritas kepemimpinan perguruan tinggi NU ke depan. Pertama, penguatan budaya riset dan inovasi. Kedua, percepatan peningkatan mutu dan akreditasi. Ketiga, internasionalisasi kampus.
"Era pendidikan tinggi saat ini menuntut keterhubungan global tanpa kehilangan identitas lokal dan nilai-nilai An-Nahdhliyah," katanya.
Lebih lanjut, pelantikan tersebut diikuti oleh pimpinan dan pengurus dari sejumlah PTNU, yakni Universitas Nahdlatul Ulama Blitar, Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan, Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Jambi, Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto, Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Purworejo, dan Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Kalimantan.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama seusai pelantikan, Ketua Lembaga Pendidikan Tinggi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LPT PBNU) Ainun Na'im berpesan agar para rektor yang baru dilantik tetap berpegang pada nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyah dalam menjalankan kepemimpinan kampus.
"Pesan pada rektor yang dilantik ya, supaya kembali ke nilai-nilai ke- NU-an ya, ahlusunnah wal jamaah," katanya.
Ia juga mendorong para pimpinan PTNU untuk fokus pada pencapaian indikator kinerja yang telah ditetapkan serta memanfaatkan berbagai fasilitas dan ekosistem yang dimiliki NU maupun pemerintah guna memperkuat pengembangan perguruan tinggi.Â
"Kemudian juga fokus pada hasilnya, kan dari kementerian juga memberikan arah tentang indikator kinerja yang harus dicapai," lanjutnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga semangat kolaborasi, koordinasi, dan sinergi antar lembaga. Menurutnya, penguatan PTNU akan lebih mudah diwujudkan apabila seluruh unsur kampus mampu bekerja sama dan menghindari konflik yang dapat menghambat kemajuan institusi.
"Fokus ke situ, kemudian manfaatkan semua fasilitas dan ekosistem yang ada di NU maupun di Indonesia untuk memperjuangkan perkuatan ini. Yang penting lagi adalah ya, jaga semangat kolaborasi dan koordinasi, membangun sinergi, hindari konflik itu sangat hebat," jelasnya.
Adapun berikut nama-nama pimpinan PTNU yang dilantik :Â
- 1Dr. H. Arif Afandi, M.Si.
- Drs. H. Hasan Basri Agus, M.
- Ahmad Karjani, S.Pi., M.Agri.
- Dr. H. Abdul Khaliq.
- Dr. H. Mustadin Tanggala, S.Psi., M.Si.
- Dr. Syamsuri, S.Sos., M.Si.
Kontributor: Nisfatul Laila
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Gubernur BI Siapkan Dua Langkah Penguatan
3
Imbas Rupiah Melemah, Menkeu Sebut Pedagang Tahu dan Tempe Mulai Tertekan
4
Kasus Suap Izin Tinggal WNA, Citra Indonesia Tercoreng di Mata Dunia
5
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
6
Kiai Azaim Harap Kekerasan di Pesantren Masuk Materi Munas-Konbes hingga Muktamar ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua