PKB Deklarasikan Majelis Pecinta Shalawat Nusantara
NU Online · Selasa, 23 Juni 2015 | 21:00 WIB
Jakarta, NU Online
Sebagai upaya untuk mendakwahkan ajaran Islam yang rahmatan lil alamiin, Partai Kebangkitan Bangsa membentuk Majelis Pecinta Shalawat Nusantara atau disingkat Pesona. Deklarasi majelis ini diselenggarakan sekaligus dengan menggelar Shalawat dan Tahlil untuk Bangsa di halaman kantor DPP PKB Jakarta, Selasa.
<>
Ketua Pesona H Helmy Faishal Zein menjelaskan majelis ini untuk membentuk kelompok Islam yang selama ini gampang membid’ah-bid’ahkan amaliah warga NU. “Kami akan membentuk majelis ini sampai di tingkat propinsi di seluruh Indonesia,” katanya.Â
Hadir dalam pembukaan tersebut KH Said Aqil Siroj, para menteri yang berasal dari PKB, KH Cholil As’ad, KH Miftahul Ahyar, KH Aziz Masyhuri, KH Munif Zuhri, dan lainnya.Â
Acara shalawatan dipimpin oleh Habib Anis Shahab yang melantunkan berbagai jenis shalawat diiringi dengan rebana yang membuat suasana menjadi syahdu.
Dalam acara yang digelar selepas shalat tarawih ini, sebagian besar jamaah mengenakan pakaian putih-putih. KH Munif Zuhri dalam ceramahnya menjelaskan, shalawat merupakan doa kepada Allah yang dapat membantu menyelesaikan berbagai persoalan. Dihadapan jamaah, ia mengajak hadirin mengumandangkan shalawat Badar yang merupakan shalawat khas NU.Â
Kiai Said dalam tausiyahnya juga menjelaskan keberadaan budaya sangat penting dalam menjaga agama. Islam di Indonesia didakwahkan secara damai dan masyarakat berislam secara bertahap, tidak diancam pakai pentungan yang memaksa semuanya haram dan masuk neraka.Â
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menyatakan permohonan maafnya kepada para kiai karena kondisi perekonomian saat ini belum membaik meskipun semua pihak di jajaran pemerintah sudah bekerja keras.Â
Dalam kesempatan itu, ia juga menyatakan dukungannya atas keputusan MK yang menolak Judicial Review UU Perkawinan yang tetap mempertahankan aturan pernikahan harus seagama.
“Kita mendukung keputusan MK atas UU Perkawinan yang dibuat oleh KH Bisri Syansuri,” paparnya.
Ia juga berharap Presiden Jokowi tetap mendukung pengembalan amaliah Islam ahlusunnah wal jamaah di Indonesia. (mukafi niam)
Terpopuler
1
PBNU Tetapkan Panitia Munas-Konbes dan Muktamar Ke-35 NU
2
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
3
Kunuzur Rohman Karya Katib Syuriyah PBNU Gus Awis Menyingkap Pesan Al-Qur’an untuk Kehidupan ModernÂ
4
Jamaah Haji Aceh Terima Uang Baitul Asyi Rp9,2 Juta, Wujud Warisan Ulama yang Terus Hidup
5
Soroti Penilaian Juri LCC di Kalbar, KPAI: Mental dan Kepentingan Anak Harus Diutamakan dalam Kompetisi
6
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, DPR Akan Panggil BI dan Menkeu
Terkini
Lihat Semua