Nasional

PMII Dampingi Kepentingan Rakyat

NU Online  Ā·  Rabu, 2 Mei 2012 | 07:15 WIB

Jakarta, NU OnlineĀ 
ā€œAda dua agenda selama periode saya ini, yaitu PMII menjadikan kampus sebagai pusat gerakan dengan menggunakan masjid, mushola atau ruang-ruang pertemuan kampus.ā€<>

Demikian disampaikan Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Addin Jauharudin selepas peringatanĀ Harlah ke-52 PMI di Tugu Proklamasi, akhir pekan lalu.

Di kampus, sambung Addin, banyak yang mesti dikembangkan dan dikaji, keilmuan akademis, riset, publikasi karya, tulis menulis, maupun kerja sama dalam berbagai program. Ā 

ā€œDengan demikian, PMII tidak hilang identitas kemahasiswaannya,ā€ jelasnya.Ā Selain itu, PMII tetap berjuang untuk rakyat, ā€œNah, yang kedua, PMII juga jadi rumah advokasi rakyat. Dalam artian, PMII terlibat dalam mendampingi kepentingan masyarakat banyak: soal lingkungan, soal air, soal tambang, dan lain-lain.

Addin mencontohkan, kebepihakan PMII terhadap rakyat ditunjukkan unjuk rasa besar-besaran ketika pemerintah hendak menaikkan harga BBM, beberapa waktu lalu. Hal itu juga dilakukan di daerah sesuai persoalannya masing-masing, misalnya advokasi tambang di Bima NTB, dan urusan pertanahan di Lampung.Ā 

Di samping itu, PMII juga mempertimbangkan kerusakan lingkungan dimana-mana, ā€œPMII bagian dari komponen gerakan yang punya kepentingan besar menjaga lingkungan.ā€

Pada puncak harlah, PB PMII dan Kementeri Kehutanan Repebulik Indenesia menandatangani kesepakatan untuk penananman pohon di 227 PMII seluruh Indonesia.


Redaktur : Syaifullah Amin
Penulis Ā  Ā  : Abdullah Alawi

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang