PMII Targetkan Kadernya jadi Presiden pada 2019
NU Online Ā· Rabu, 12 September 2012 | 03:46 WIB
Jakarta, NU Online
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) memiliki cita-cita besar dengan menargetkan salah satu kadernya menjadi presiden pada tahun 2019.
<>
Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni PMII dalam acara halal bihalal IKA PMII DKI Jakarta, Selasa malam (11/9).
Dengan target besar tersebut, perlu kerja besar dan persiapan panjang dengan memanfaatkan seluruh potensi yang ada, baik struktural maupun kultural. āOrganisasi harus dikuatkan. Jangan hanya bangga dengan jumlah karena organisasi besar yang tidak dikelola dengan baik akan kalah dengan organisasi yang diatur dengan baik,ā paparnya.
Pentingnya berpikir besar dan memiliki visi ke depan juga disampaikan oleh H Ahmad Bagdja, mantan ketua umum PB PMII. NU, yang didalamnya terdapat PMII, merupakan kekuatan riil politik yang kuat jika dikelola dengan efektif.Ā
āApa yang perlu disiapkan ke depan. Skenario apa yang perlu disiapkan menjelang satu abad NU ini,ā tandasnya.
Komunitas NU memiliki banyak modal, baik modal sosial, kultural maupun intelektual. Tinggal meramu saja sehingga bisa memberi manfaat secara maksimal.
Apapun menurutnya bisa dilakukan jika disiapkan dengan baik. Karena itu kader PMII tidak bisa mengeluh, tetapi harus berbuat sesuatu.
Ia juga meminta agar kader-kader PMII tidak salah kaprah menilai bahwa prestasi yang dicapainya semata-mata merupakan hasil kerja pribadi.
āKita tak mungkin bisa menjadi sesuatu tanpa NU atau PMII, meskipun tidak secara langsung, maka berbanggalah menjadi NU atau PMII
Penulis: Mukafi Niam
Terpopuler
1
Para Kiai Sepuh Sarankan Presiden Prabowo Tindak Tegas Pejabat yang Ikut Campur Muktamar Ke-35 NU
2
Muktamar Ke-35 NU Dibuka Kamis 27 Agustus Pukul 15.00 WIB oleh Presiden Prabowo
3
Khutbah Jumat: Bulan Maulid, Kembali Membaca Sirah Nabawiyah untuk Diteladani
4
Anjuran Merayakan Maulid Nabi Muhammad dan Dalil-Dalilnya
5
Khutbah Jumat: Mengambil Teladan dari Model Kepemimpinan Nabi
6
Khutbah Jumat: Ketika Manusia Merusak Alam, Saatnya Meneladani Rasulullah Saw
Terkini
Lihat Semua