Prediksi Cuaca 22-24 Mei 2026: Gelombang Atmosfer dan Sirkulasi Siklonik Tingkatkan Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah
NU Online Ā· Jumat, 22 Mei 2026 | 09:05 WIB
Rikhul Jannah
Kontributor
Jakarta, NU Online
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi suhu panas hingga di atas 35 derajat Celsius masih akan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia pada periode 22ā24 Mei 2026. Wilayah yang diperkirakan mengalami suhu tinggi meliputi Sumatra Utara, Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Barat.
Prakirawan BMKG, Alya Sausana menyampaikan bahwa kondisi panas pada pagi hingga siang hari justru dapat memicu pembentukan awan hujan pada sore hingga malam hari. Fenomena tersebut dipengaruhi oleh kelembapan udara dan dinamika atmosfer yang masih aktif di sejumlah wilayah Indonesia.
āSuhu udara yang terik pada pagi dan siang hari dapat mendukung pembentukan awan hujan pada sore hingga malam hari, terutama di wilayah dengan kelembapan udara yang cukup dan kondisi atmosfer yang mendukung pertumbuhan awan konvektif,ā ujarnya pada Kamis (21/5/2026) malam.
Di tengah pengaruh El Nino yang masih berlangsung, dia mengungkapkan bahwa intensitas hujan lebat hingga sangat lebat masih terjadi di berbagai daerah.
āCurah hujan tertinggi tercatat di Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Jawa Timur, Sumatra Utara, DKI Jakarta, Papua Tengah, Kalimantan Barat, dan Jambi menunjukkan bahwa ancaman cuaca ekstrem masih perlu diwaspadai masyarakat,ā katanya.
Alya menjelaskan bahwa sejumlah faktor atmosfer berperan dalam meningkatkan potensi hujan di Indonesia. Di antaranya adalah aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) yang berada pada fase 4 atau Maritime Continent, gelombang Rossby Ekuatorial, Gelombang Kelvin, Mixed Rossby-Gravity (MRG), dan keberadaan sirkulasi siklonik di beberapa wilayah.
Dia menyampaikan bahwa ENSO saat ini berada pada kategori El Nino Condition dengan nilai SOI sebesar -11,5 dan indeks NINO 3.4 sebesar +0,68. Kondisi ini mengindikasikan berkurangnya aktivitas pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia, khususnya kawasan timur. Namun, aktivitas atmosfer intraseasonal masih mendukung terbentuknya hujan di sejumlah daerah.
āGelombang Mixed Rossby-Gravity (MRG) diprediksi aktif di Aceh, Sumatra Utara, Kepulauan Riau, Selat Makassar, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Selatan. Kondisi ini dapat meningkatkan suplai uap air dan mendukung pembentukan awan hujan,ā ucapnya.
BMKG juga memprediksi terbentuknya sirkulasi siklonik di Samudra Hindia barat Bengkulu, Selat Makassar, Laut Maluku, dan Samudra Pasifik utara Papua.
āSistem tersebut membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah terdampak,ā tutur Alya.
Periode 22-24 Mei 2026, BMKG menetapkan status waspada hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah, mulai dari Aceh, Sumatra, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara, hingga Papua.
Sementara itu, status siaga hujan lebat hingga sangat lebat diberlakukan di Kepulauan Bangka Belitung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Maluku, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.
āPotensi angin kencang berada di wilayah di Aceh bagian utara dan pesisir barat, pesisir barat Sumatra Utara, Nusa Tenggara Timur, Maluku bagian tenggara, Papua Barat, dan Papua Selatan,ā katanya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan pohon tumbang.
āMasyarakat diimbau mewaspadai potensi pohon tumbang, genangan, dan sembaran petir dengan menghindari berteduh di bawah pohon, serta membatasi aktivitas di ruang terbuka saat hujan deras,ā pungas Alya.
Terpopuler
1
Syuriyah PBNU Harapkan Muktamar Ke-35 Digelar di Pesantren dengan Dua Kriteria
2
Khutbah Jumat: Menumbuhkan Empati dan Solidaritas Sosial Melalui KurbanĀ
3
Khutbah Idul Adha 2026: Menguatkan Solidaritas Melalui Semangat Berbagi
4
Menhan Sebut Seluruh Kabupaten di Jawa Akan Dikawal Batalyon Teritorial pada 2026
5
Prabowo Ungkap Alasan Gaji Guru dan ASN Masih Kecil: Kekayaan RI Banyak Lari ke Luar Negeri
6
Khutbah Jumat: Meraih Pertolongan Allah dengan Membantu Sesama
Terkini
Lihat Semua