Presiden Buka Muktamar, Wapres Menutupnya
NU Online · Jumat, 24 Juli 2015 | 09:59 WIB
Jakarta, NU Online
Pelaksanaan muktamar sudah semakin dekat dan persiapannya sudah matang. Rencananya, sebagaimana tradisi yang sudah berjalan, Presiden RI akan membuka muktamar pada Sabtu 1 Agustus 2015 pukul 20.00.
<>Demikian informasi yang disampaikan oleh Ketua Steering Commitee H Slamet Effendy Yusuf dalam konferensi press di gedung PBNU, Jum’at (24/7).
“Penutupan dilakukan pada Rabu, 5 Agustus oleh Wapres Jusuf Kalla,” jelasnya.
Pembukaan akan berlangsung di alun-alun Jombang dengan jumlah undangan resmi 5000 orang, termasuk peserta muktamar yang jumlahnya sekitar 3500 orang.
“Muktamar merupakan forum silaturrahmi warga NU. Jadi selain peserta resmi akan banyak sekali warga NU yang akan datang yang jumlahnya akan lebih banyak lagi,” imbuhnya.
Terdapat enam komisi yang akan membahas berbagai pemasalahan. Komisi bahtsul masail waqiiyah, komisi bahtsul masail maudhuiyyah, komisi bahtul masail qonuniyah, komisi organisasi, komisi program dan komisi organisasi.
Slamet menjelaskan, dalam muktamar ini, juga akan dibahas program menjelang 100 tahun, atau program 5 dan 10 tahun ke depan.
“Menuju ke usia 100 tahun, kita melanjutkan program unggulan periode ini, salah satu unggulan dan hasilnya yaitu 24 universitas NU.”
Dengan memiliki perguruan tinggi ini, NU sekarang sudah memiliki jenjang pendidikan lengkap, mulai dari SD/MI sampai dengan Perguruan Tinggi.
“Perguruan tinggi NU ini akan menjadi litbang, termasuk keislaman model Indonesia.” (Mukafi Niam)
Terpopuler
1
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
2
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
3
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
6
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
Terkini
Lihat Semua