PWNU NTB Bentuk Tim 9 Perumus Ahlul Halli wal Aqdi
NU Online · Sabtu, 21 Maret 2015 | 03:44 WIB
Mataram, NU Online
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Nusa Tenggara Barat membentuk tim 9 perumus untuk mempersiapkan konsep dan argumentasi Ahlul Halli wal Aqdi yang bakal dibawa ke arena Muktamar ke-33 NU.
<>
Ahlul Halli wal Aqdi adalah mekanisme rekrutmen pemimpin dengan menggunakan semacam tim formatur yang diwacanakan berlaku pada Muktamar NU Agustus mendatang. Mekanisme ini sudah disepakati pada forum Musyawarah Alim Ulama dan Konferensi Besar NU 2014 lalu.
PWNU NTB menunjuk Prof Muslim, mantan ketua PWNU NTB yang saat ini mejadi ketua MUI NTB, sebagai Ketua Penasehat Tim Perumus. Tim ini juga disetujui langsung Ketua PBNU KH Slamet Efendy Yusuf selaku pengarah dalam kunjungannya di Lombok, NTB, Jumat (20/3).
Pembentukan tim 9 merupakan bagian dari rangkaian angenda pra muktamar di NTB yang dijadwalkan berlangsung 9-10 April 2015. Pondok Pesntren Al-Mansuriah yang terletak di Desa Bonder, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, ditetapkan sebagai pusat pelaksanaan acara pra muktamar tersebut.
Ketua PWNU NTB yang juga pengasuh Pesantren Al-Mansuriah, TGH Taqiuddin menekankan kepada tim perumus agar bekerja cepat dan ia memberikan batasan waktu rumusan naskah Ahlul Halli wal Aqdi pada 5 April nanti.
“Tema Ahlul Halli wal Aqdi itu sangat berat. Karena menyangkut keberlangsungan organisasi terbesar di Indonesia ke depannya,” kata ketua tim perumus DR H Mutawali. Tim perumus bertugas menghimpun argumentasi dan dalil yang menjelaskan konsep Ahlul Halli wal Aqdi.
Mendengar hal itu, Slamet Efendy Yusuf meyakini tokoh NU di NTB tidak kalah mumpuni dengan tokoh NU di daerah lainnya. Oleh karena itu, pihaknya menunjuk NTB sebagai salah satu lokasi pra muktamar. “Para doktor dan akdemisinya juga banyak (di NTB),” ujarnya. (Hadi/Mahbib)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Beribadah Bukan Transaksi, Meluruskan Hubungan antara Hamba dengan Tuhan
2
Khutbah Jumat: Spirit Sumpah Pemuda, Jangan Bungkam Suara Anak Muda yang Peduli Bangsa
3
Khutbah Jumat: Pentingnya Menolong Tetangga di Tengah Kesulitan Ekonomi
4
Khutbah Jumat: 3 Alasan Pemerintah Wajib Mendengarkan Aspirasi Rakyat
5
NU Online Raih AMSI Awards 2026 Kategori Inovasi Strategi dan Engagement Terbaik
6
PBNU Terima Kunjungan BTN dan BSN, Bahas Akses KPR Subsidi bagi Warga NU
Terkini
Lihat Semua