Santri Ma’had Qudsiyyah Berkreasi dengan Barang Bekas
NU Online · Sabtu, 21 April 2012 | 23:54 WIB
Kudus, NU Online
Sekitar 60 santri Kelas X dan XI Ma’had Qudsiyyah Kelurahan Kerjasan Kudus mengikuti praktik ketrampilan mengolah barang bekas di Ponpes setempat Rabu (17/4) hingga Jum’at (20/4) . Mereka mengikuti kegiatan ini untuk memanfaatkan liburan di saat kelas XII melaksanakan Ujian Nasional.<>
Dengan dipandu salah satu seniman yang tergabung dalam komunitas Paku (Perupa Kudus), Cipto Santo, para santri tersebut diajar untuk praktik membuat undangan dari barang-barang bekas.
Barang-barang yang digunakan antara lain kertas-kertas bekas, kardus bekas, pelepah pisang, kertas daur ulang dan sebagainya. Kemudian dipadukan beberapa kertas warna serta diberi manik-manik warna para peserta diajari untuk berekpresi membuat undangan.
Selain materi teori tentang cara memanfaatkan barang-barang bekas untuk menjadi sebuah undangan yang menarik, para santri langsung praktik membuat undangan sendiri.
Salah satu santri, Ahdanal Halim menuturkan, kegiatan ini sangat mendidik untuk menyalurkan bakat seni sekaligus menyenangkan. "," terangnya.
"Selain membuat fikiran fres, kegiatan liburan kali ini mampu mengekspresikan potensi seni santri. Bagi kami sangat mengasikkan," tambahnya.
Sementara, Direktur Ma'had Qudsiyyah, KH Fathur Rahman mengungkapkan, konsep kegiatan ini adalah untuk memanfaatkan waktu liburan pagi hari yang biasanya digunakan para santri untuk sekolah. Tujuannya, untuk mengasah kemampuan seni santri.
"Tak hanya dengan ngaji kitab, para santri juga kita didik dan dipersilahkan mengekspresikan bakat seninya,” terangnya.
Kegiatan ini diharapkan mampu menggali potensi dan menjadi satu bekal kretivitas santri pada masa mendatang.
“Kegiatan serupa pernah kita laksanakan tahun untuk kesenian kaligrafi kontemporer, sedang tahun ini difokuskan berkreasi membuat undangan dari barang-barang bekas,”jelasnya.
Redaktur : Syaifullah Amin
Kontributor : Qomarul Adib
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
4
KPAI Desak Proses Hukum Tegas Kekerasan Seksual terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor
5
Perlintasan Liar Dikelola Ormas, Dirut KAI: Tidak Memenuhi Syarat, Kami Tutup
6
Hari Buruh 2026: Prabowo Wacanakan Penurunan Potongan Aplikator Ojol hingga di Bawah 10 Persen
Terkini
Lihat Semua