Sarbumusi Lebarkan Basis di Banom dan Lembaga NU
NU Online · Kamis, 25 September 2014 | 05:33 WIB
Jakarta, NU Online
Serikat Buruh NU Sarbumusi menemui Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Said Aqil Siroj. Mereka meminta Nahdlatul Ulama memfasilitasi Sarbumusi dalam penguatan posisi buruh dan tenaga kerja di sektor formal maupun informal terutama di lingkungan NU.
<>
Di lingkungan NU sendiri banyak sekali pekerja dan buruh. “Kita ingin tenaga medis yang tergabung di bawah LKNU, guru-guru di Pergunu, atau tenaga-tenaga pendidikan di LP Ma’arif NU untuk berserikat bersama Sarbumusi,” kata Presiden Federasi Buruh NU Sarbumusi Saiful Bahri Ansori di tengah pertemuan dengan Kiai Said di Gedung PBNU, Rabu (24/9) sore.
Sarbumusi, Saiful menyebutkan, memiliki 400 basis yang tersebar di 24 sektor di seluruh Indonesia. Semuanya dimasukkan ke dalam delapan federasi seperti pertambangan, elektronik, transportasi, keuangan, pertanian, dan rokok tembakau.
Kiai Said sepenuhnya mendukung usulan Sarbumusi. PBNU, lanjut Kiai Said, akan menindaklanjuti usulan federasi buruh NU ini. ia berjanji akan melanjutkan usulan ini kepada pengurus lembaga dan banom NU terkait.
“Kita memang butuh penguatan dan pendampingan-pendampingan buruh. Negara sebesar apapun tidak akan ada artinya tanpa kekuatan civil society,” kata Kiai Said.
Wakil Sekretaris Sarbumusi Baitul Khoiri mengatakan, persatuan guru-guru di luar sana sudah bergabung dengan serikat buruh. Kita juga ingin Pergunu dan tenaga medis di NU berserikat dengan Sarbumusi.
“Kita menggarap aspek keaswajaan buruh. Ini yang tidak digarap serikat pekerja lainnya. Kita menyayangkan sekarang banyak serikat buruh dimasuki kelompok ekstrem. Tentu saja kita juga mengadakan secara berkala pelatihan dan penguatan kesadaran posisi mereka,” ujar Baitul. (Alhafiz K)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
2
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
3
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
4
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
5
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
6
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
Terkini
Lihat Semua