Tujuh Syarat dan Panduan Lamar Kerja Sambil Kuliah ke Jerman
NU Online · Senin, 25 Maret 2024 | 15:00 WIB
Jakarta, NU Online
Jerman merupakan salah satu negara yang tidak hanya terkenal akan legasi intelektualnya. Negara yang terletak di jantung Eropa ini juga menawarkan pengamalan profesional yang menarik. Salah satu program populer dari negara ini adalah program Ausbildung.
Ausbildung merupakan program pendidikan dan pelatihan yang bertujuan untuk membekali peserta dengan pengetahuan teoretis dan praktis khusus agar dapat mengejar profesi tertentu. Jerman menawarkan sekitar 320 profesi yang diakui dan Ausbildung memberikan kesempatan bagi individu untuk belajar sambil bekerja.
Muhammad Khoirudin, seorang WNI yang kini berkarier di Quality Department Chanty GmbH, Jerman membagikan panduan dan persiapan Ausbildung di Jerman untuk warga non-Uni Eropa (UE).
Bagi warga negara non-UE yang tertarik untuk mengikuti program Ausbildung di Jerman, persiapan dan panduan menjadi hal penting yang perlu dipahami dengan baik.
Ia menjelaskan bahwa Ausbildung dapat dilamar baik dari negara asal maupun setelah tiba di Jerman. Namun, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, termasuk visa dan kemampuan bahasa Jerman yang cukup.
“Ausbildung bisa dilamar dari negara asal ataupun bisa ketika sudah sampai di Jerman. Memerlukan visa, kemampuan bahasa sangat penting, minimal bisa berbicara bahasa Jerman di level B1 atau B2,” ujar dia dalam webinar “Santri goes to Germany” yang diselenggarakan PCINU Jerman, Ahad (24/3/2024) malam.
Ia menegaskan, salah satu persyaratan utama untuk mendapatkan visa Ausbildung adalah kemampuan berbahasa Jerman setidaknya pada level B1 atau B2. Hal ini penting untuk memastikan peserta pelatihan dapat berkomunikasi dengan baik selama masa pelatihan.
Selain itu, peserta juga harus membuktikan memiliki jaminan penghidupan selama pelatihan, dengan minimal penghasilan sebesar 903 euro atau setara dengan 15,5 juta per bulan. Aturan ini berlaku per tahun 2024.
“Ini biasanya bisa dibuktikan dengan gaji pelatihan yang diterima setiap bulannya. Jika penghasilan sedikit, maka ada pilihan lain di mana kita akan membuka akun bank yang itu kita isi uang sehingga setiap bulannya gaji ausbildung dan uang di akun tersebut bisa memenuhi 903 euro per bulan,” papar dia.
Untuk memenuhi persyaratan tersebut, ia menjelaskan terdapat beberapa langkah yang perlu dipersiapkan:
- Menerjemahkan dan menyetarakan ijazah sekolah
- Mengikuti kursus bahasa Jerman hingga mencapai level B1 atau B2
- Mengirimkan lamaran secara online melalui website atau email untuk program pelatihan yang diminati, kemudian mengikuti wawancara online
- Mengajukan permohonan visa dengan melampirkan dokumen-dokumen yang menunjukkan diterimanya dalam program Ausbildung di Jerman
- Berangkat ke Jerman setelah visa diterima
- Mengajukan permohonan izin tinggal baru setibanya di Jerman
- Memulai program Ausbildung, yang biasanya dimulai pada bulan Agustus
Dengan mempersiapkan langkah-langkah tersebut dengan baik, diharapkan calon pelamar dari warga non-UE dapat sukses menjalani program Ausbildung di Jerman.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Beribadah Bukan Transaksi, Meluruskan Hubungan antara Hamba dengan Tuhan
2
Khutbah Jumat: Spirit Sumpah Pemuda, Jangan Bungkam Suara Anak Muda yang Peduli Bangsa
3
Alvin Tedjo, Pria Keturunan Indonesia yang Terpilih sebagai Wali Kota Mississauga di Kanada
4
Khutbah Jumat: Pentingnya Menolong Tetangga di Tengah Kesulitan Ekonomi
5
Khutbah Jumat: 3 Alasan Pemerintah Wajib Mendengarkan Aspirasi Rakyat
6
Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar: Tugas Pengurus Merangkul Semua Elemen, Meningkatkan Kualitas Nahdliyin
Terkini
Lihat Semua