Yusuf Mansyur: NU Harus Kuasai Unit-unit Bisnis
NU Online Ā· Rabu, 4 September 2013 | 04:01 WIB
Demak, NU Online
Ahad 1 September kemaren para kiai dan pengurus NU menghadiri acara rutin āSilaturrahim Ngumpulke Balung Pisahā diĀ Pendapa Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Kali ini Ustadz Yusuf Mansyur diundang untuk menyampaikan dia memaparkan visi dan misi ekonomi pada warga nahdliyin.<>
Ustadz Yusuf MansyurĀ mengajak warga NU untuk mengubah pola pikiri ke arah visi ekonomi yang produktif dan bukan konsumtif yang dikelola secara kelembagaan. Dia menganggap NU merupakan ormas Islam yang mempunyai kekuatan basis massa luar biasa besarnya. Mereka harus digerakkan untuk memajukan perkembangan ekonomi umat dalam setiap sektor
āWarga Nahdliyyin itu besar. Jadi harus menjadi umat yang besar ditopang oleh kekuatan ekonomi yang besar juga,ā tegasnya.
Dalam paparannya dia menyampaikan dengan membayangkan warga NU mempunyai industri pesawat terbang sendiri, hotel sendiri dan unit-unit bisnis komersial lainnya setidak-tidaknya pos penting yang sering bersinggungan dengan umat seperti fasilitas umroh, telekomunikasi, transportasi dan lain sebagainya bisa dikembangkan mulai sekarang.
āKalau NU tidak membangun ekonomi umat mulai sekarang, saya khawatir ke depan akan ketinggalan. Kalau kita punya pesawat, hotel, provider telekomunikasi dengan sumber dari umat pula maka kita akan menguasai dunia,ā katanya.
Melihat peluang semacam itu Yusuf Mansur mengharap Nahdliyin agar bersatu dalam mengumpulkan dana supaya kedepan NU sudah produktif dan bisa mengatur ekonomi umat
ā Sebagai organisasi terbesar, jika ekonomi NUĀ kuat, maka NU akan maju dan menguasai dunia lewat syirkah yang dikembangkan akan menjadi kenyataan dan bukan impian,ā tegasnya
Dalam Silaturrahim Ngumpulke Balung Pisah kali ini dihadiri warga nahdliyin yang berlatarbelakang berbagai profesi mulai darai politisi, ekonom, akademik, ulama, kiai dan santri kemarenĀ baik tingkat kabupaten maupun Jawa Tengah berkumpul jadi satu.
Tampak hadir H Ali Mufiz,Ā H Achmad, KH Ahmad Darodji, KH Hanief Ismail Lc, dari PWNU Jateng KH Ubaidillah Shodaqoh, H Abu Hafsin, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Bupati Demak H Dachirin Saāid, Ketua DPRD Demak H Muchlasin, Ketua MUI Demak serta sejumlah tokoh lainnya. (A.Shiddiq Sugiarto/Anam)
Terpopuler
1
Kisah Rombongan Gus Dur Diberondong Senapan di Timor Leste
2
5 Santri Laki-laki Jadi Korban Pelecehan Seksual, Syekh Ahmad Al Misry Jadi Tersangka
3
Posisi Bangunan KDMP di Rembang Ganggu Akses Jalan, Warga Khawatir Risiko Kecelakaan
4
Resmikan Klinik di Cilacap, Gus Yahya: Harus Profesional, Bukan Sekadar Khidmah
5
Haji 2026: 5.426 Jamaah Aceh Siap Terbang, Ini Rute dan Jadwalnya
6
Hukum MenarikĀ UangĀ Parkir di Lahan Orang Lain
Terkini
Lihat Semua