Anggota Komisi VIII DPR Dorong Pemerintah Tingkatkan Kualitas Penyelenggaraan Haji
NU Online · Kamis, 5 November 2020 | 13:31 WIB
Muhammad Syakir NF
Penulis
Jakarta, NU Online
Anggota Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Maman Imanulhaq mendorong pemerintah untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji agar dapat berjalan maksimal dan optimal.
“Kita meminta sebenarnya peningkatan kualitas penyelenggaraan haji pemerintah itu betul-betul dioptimalkan,” katanya kepada NU Online pada Rabu (4/11).
Dorongan tersebut agar kuota yang diberikan otoritas Arab Saudi dapat terpenuhi. Pasalnya, ia melihat kerap kali masih ada sisa kuota dari total 220 ribu porsi yang diberikan untuk Indonesia. Terlebih Pemerintah Indonesia hendak meminta lagi hingga 300 ribu.
“Supaya kuota kita bisa dipakai karena 220 ribu itu aja kadang-kadang masih ada sisa. Apalagi kita minta sampai 300 ribu,” katanya.
Kang Maman, sapaan akrabnya, melihat harus ada upaya yang lebih sistematis dan konstruktif dalam penyelenggaraan haji.
Pertama, katanya, diplomasi haji Indonesia dapat berinvestasi di sana. Hal itu memungkinkan Indonesia mendapat kuota haji yang lebih banyak bandara haji khusus dari Indonesia, baik di Madinah maupun di Makkah.
Kemudian, ia juga menyampaikan perlunya Maktab khusus Indonesia dengan kapasitas yang luar biasa, misalnya sampai 250 bahkan 300 ribu jamaah.
Terakhir, Kang Maman juga mengatakan harus ada kerja sama Kementerian Agama sebagai penyelenggara haji dengan dua maskapai yang menyelenggarakan jamaah haji, baik itu Garuda Indonesia ataupun Arab Saudi.
“Itu betul-betul khusus untuk Indonesia. itu harus diplomasi G to G (government to government) dan juga kesiapan dari pemerintah kita sendiri terutama Kemenag. Karena jangan-jangan kalau kita dikasih kuota banyak justru tidak bisa dipakai. Ini sebenarnya harus digarisbawahi,” ujarnya.
Pemerintah, menurutnya, harus mendorong penanganan jamaah haji dari hilir ke hulu betul-betul sesuai UU Haji, mulai pembinaan, pelayanan, lalu pengamanan keselamatan, hingga kemandirian haji betul-betul terpenuhi. “Saya yakin kita bisa,” pungkasnya.
Pewarta: Syakir NF
Editor: Fathoni Ahmad
Terpopuler
1
PBNU Matangkan Materi Kaderisasi, Targetkan Pengkaderan Lebih Singkat dan Efektif
2
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Guru lan Tiyang Sepuh Kalih, Pahlawan Kita Sedaya
3
Ketum Pagar Nusa Nabil Haroen Turut Resmikan Russian Space di Masjid Istiqlal, Dorong Diplomasi Kebudayaan
4
Keutamaan dan Bacaan Dzikir Setelah Shalat Lima Waktu
5
YLBHI Desak Pemerintah Batasi Kewenangan Polri Usai Kasus Penyadapan Ilegal
6
Terima Kunjungan PP Fatayat NU, Gus Kikin: Perkuat Persatuan dan Kecintaan pada Organisasi
Terkini
Lihat Semua