Usaha Mikro Penopang Ekonomi, Wakil Ketua DPR: Kita Harus Konsentrasi di Situ
NU Online · Sabtu, 21 November 2020 | 13:30 WIB
Muhammad Syakir NF
Penulis
Bogor, NU Online
Ekonomi Indonesia gagap dalam menghadapi pandemi ini. Kegagapan itu terlihat dengan pertumbuhannya yang berada di angka minus 5 persen, meskipun sekarang sudah naik menjadi minus 3,7 persen.
"Ekonomi kita sangat rapuh. Begitu terjadi pandemi rontok. Indonesia mengalami minus 5 persen. Sampai sekarang minus 3,7 persen," kata Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Bidang Kesejahteraan Rakyat H Abdul Muhaimin Iskandar di pembukaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) secara virtual pada Jumat (20/11).
Menurutnya, usaha mikro kecil menjadi penopang ekonomi Indonesia. Hal ini menjadi satu sinyal agar sektor ini perlu terus dikembangkan.
"Kita semua harus konsentrasi di situ, menyiapkan ketangguhan wirausahawan menyiapkan ekonomi yang kuat," kata Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.
Selanjutnya, ia mengingatkan bahwa krisis ekonomi berdampak pada krisis sosial, seperti meningkatnya angka kriminalitas. Ia menyebut saat ini banyak pesepeda yang ditodong.
Gus Ami, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa yang mampu bertahan dari suasana krisis ekonomi dan sosial seperti ini adalah mereka yang berakar kultural kuat.
"Siapa yang bertahan dalam suasana krisis? Tidak lain yang memiliki akar kokoh, kepemimpinan solid. NU punya peluang untuk mengambil solusi," katanya.
Soal adanya gerakan radikal yang masih menghantui, ia menyebut agar tidak perlu silau. Memang betul itu menjadi tantangan tersendiri. Tetapi yang pasti, ia meminta agar pelajar NU dapat fokus merumuskan rencana strategi dalam mengatasi problematika tersebut di atas.
"IPNU harus ikut merumuskan peran strategis," pungkasnya.
Pewarta: Syakir NF
Editor: Fathoni Ahmad
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
Kontroversi Gerbong Perempuan, Menteri PPPA Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf
Terkini
Lihat Semua