Bazar Murah MANU Putri Buntet Pesantren untuk Hari Raya Yatim
NU Online · Senin, 17 Oktober 2016 | 13:51 WIB
Jakarta, NU Online
Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama (MANU) Putri Buntet Pesantren, Cirebon, menggelar bazar pakaian murah di halaman sekolah tersebut. Para siswi menyerahkan pakaian masih layak guna kepada Ketua Murid masing-masing kelas. Lalu dikumpulkan di pengurus OSIS. Kemudian OSIS menjualnya ke khalayak dengan harga berkisar seribu sampai lima ribu rupiah.
Pembina OSIS MANU Putri Buntet Pesantren Titim Mutimmatunnur mengatakan, bazar yang berlangsung , pada Kamis (13/10) tersebut dalam rangka memperingati 10 Muharam.
“Tidak hanya baju, ada juga tas, sepatu dan lain-lain,” katanya ketika dihubungi NU Online.
Rencananya, kata Titim, hasil penjualan bazar akan disumbangkan kepada anak yatim untuk membeli barang-barang yang mereka butuhkan pekan pada depan, Kamis (20/10).
“Kalau dana yang terkumpul melebihi target, akan kita belanjakan untukk barang-barang yang mereka butuhkan ditambah dengan uang jajan,” tulis guru bahasa Inggris itu.
Menurut KH Faris El Haq, tiap 10 Muharam diperingati sebagai hari raya anak yatim berdasarkan hadis Nabi, "Barangsiapa yang mengusap rambut anak yatim di hari Asyuro' (10 Muharam) maka Allah SWT akan mengangkat derajatnya dengan setiap helai rambut yang diusap satu derajat." Ia menambahkan, 10 Muharam sebagai hari raya anak yatim dikutip dalam kitab Tanbihul Ghofilin
Lebih lanjut ia menjelaskan, setidaknya ada 12 Nabi yang mendapat kemenangan di hari yang mulia itu, yakni Nabi Adam As., Nabi Idris As., Nabi Musa As., Nabi Ibrahim AS., Nabi Nuh As., Nabi Yusuf As., Nabi Yakub As., Nabi Yunus As., Nabi Sulaiman As., Nabi Daud As., Nabi Isa As. dan Nabi Muhammad Saw. (Syakir NF/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Kontroversi Gerbong Perempuan, Menteri PPPA Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf
4
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
5
Data Terbaru Kecelakaan Kereta: 16 Orang Meninggal Dunia
6
Cerita Pilu Ibu Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur: Anak Saya Terbalik Kepala di Bawah
Terkini
Lihat Semua