Cirebon, NU Online
Sedikitnya 5000 pengunjung memadati malam puncak peringatan haul al-marhumin pondok pesantren Buntet, Cirebon. Jama'ah yang terdiri dari para alumni, wali santri, tamu undangan, dan masyarakat umum ini mulai tampak memadati komplek pesantren semenjak siang hari, Sabtu (6/4).
Malam puncak peringatan haul ini diawali dengan pembacaan tahlil akbar, dilanjutkan sambutan-sambutan, dan ditutup dengan pengajian umum yang disampaikan oleh Al-Habib Umar Muthohar dari Semarang.
Selain itu dalam peringatan haul tahun ini berkesempatan hadir Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal, Helmy Faisal Zaeni, serta Rais Syuriah PBNU Bidang Fatwa, KH Ali Mushtofa Ya'qub.
Dalam sambutannya, KH Nahduddin Royandi Abbas, sesepuh pesantren Buntet berpesan tentang pentingnya mempertahankan akhlakul karimah dan sikap tawadlu dalam kepribadian santri.
“Saya berpesan, agar para pelajar sebagai generasi penerus bangsa hendaknya tetap mengutamakan akhlakul karimah dan sikap tawadlu”.
Hal tersebut dikuatkan dalam sambutan atas nama PBNU yang diwakili oleh KH Ali Musthofa Ya'qub. Ia juga menambahkan tentang pentingnya pesantren untuk tetap mempertahankan tradisi kitab kuning, karena melalui tradisi kurikulum kitab kuning, pesantren akan tetap menjadi basis regenerasi dan pengkaderan kiai serta sosok yang benar-benar dibutuhkan bangsa dan negara.
Sebelumnya, telah digelar serangkaian acara yang merupakan bagian dari agenda pelaksanaan haul pesantren Buntet tahun ini, antara lain; halaqah pengembangan ekonomi komunitas, nikah masal, donor darah, serta ziarah akbar ke komplek makam para pendiri pesantren Buntet, Cirebon.
Kontributor: Sobih Adnan
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Beribadah Bukan Transaksi, Meluruskan Hubungan antara Hamba dengan Tuhan
2
Khutbah Jumat: Spirit Sumpah Pemuda, Jangan Bungkam Suara Anak Muda yang Peduli Bangsa
3
Khutbah Jumat: Pentingnya Menolong Tetangga di Tengah Kesulitan Ekonomi
4
Khutbah Jumat: 3 Alasan Pemerintah Wajib Mendengarkan Aspirasi Rakyat
5
NU Online Raih AMSI Awards 2026 Kategori Inovasi Strategi dan Engagement Terbaik
6
Prabowo Sebut Ada Kelompok yang Ingin Indonesia Terpecah
Terkini
Lihat Semua