Pesantren Lirboyo, Dari Bela Diri Tradisional Hingga Pameran Akik
NU Online · Jumat, 22 Mei 2015 | 09:01 WIB
Kediri, NU Online
Serangkaian kegiatan dilaksanakan oleh Pondok Pesantren Lirboyo Kota Kediri dalam rangka menyambut Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama di Jombang dan Reuni Akbar Pesantren Lirboyo Kediri ke-115.<>
Diantara kegiatan yang diselenggarakan, yaitu Pasar Rakyat, Pameran Batu Nusantara (Akik) dan Pencak Dor (Open Bar) atau pertarungan terbuka, yakni sebuah pertandingan pencak silat atau beladiri tradisional antar-jawara se-Karesidenan Kediri.
Acara yang dimulai sejak tanggal 19-26 Mei 2015 itu diselenggarakan atas kerja sama antara Keluarga Besar Pesantren Lirboyo, PCNU Kota Kediri dan PC GP Ansor Kota Kediri serta PT Gudang Garam Kediri.
“Pasar Rakyat dan pameran Akik kita selenggarakan mulai tanggal 19-26 Mei 2015. Khusus untuk pameran Batu Nusantara kita mulai pukul 15.00 sampai pukul 22.00,” ungkap Gus Mamik, salah seorang panitia penyelenggara, Kamis (21/5).
Menurut Ketua GP Ansor Kota Kediri itu, selama pameran batu Nusantara berlangsung akan dilakukan juga lelang On The Sport. “Lelang akan dilakukan setiap hari mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai,” katanya.
Selain gelar pameran batu yang saat ini sedang digandrungi masyarakat tersebut, lanjut Gus Mamik, panitia juga akan menggelar kesenian beladiri tradisional warga NU Majapahitan berupa Pencak Dor (Open Bar) atau pertarungan terbuka.
Dikatakannya pertarungan terbuka, karena setiap jawara pencak silat yang tampil tidak akan pilih-pilih lawan yang akan dihadapi. Semua dilakukan secara terbuka satu lawan satu sesuai aturan di dunia pencak dor. “Siapa saja boleh ambil bagian di acara ini. Yang penting berani dan memiliki teknik bertanding,” terangnya.
Biasanya, tandas Mamik, para jawara pencak dor dari masing-masing kabupaten di sekitar Kediri akan tumplek blek di lapangan Aula Muktamar untuk ikut ambil bagian. Tidak jarang Open Bar disaksikan puluhan ribu penonton. “Ini kesenian klasik yang masih bertahan di wilayah Karesidenan Kediri,” katanya. (Imam Kusnin/Fathoni)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
2
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
3
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
4
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
5
Khutbah Jumat: Tetap Membaca Al-Qur’an di Tengah Kesibukan Hidup
6
Khutbah Jumat: Mari Tingkatkan Kualitas dari Ibadah Personal Menuju Kepedulian Sosial
Terkini
Lihat Semua