Santri Al-Hikmah Brebes Peringati Kesaktian Pancasila dan Tahun Baru Hijriyah
NU Online · Ahad, 2 Oktober 2016 | 12:29 WIB
Ribuan Santri Al Hikmah 2 Benda Sirampog Kabupaten Brebes, Jawa Tengah memperingati hari Kesaktian Pancasila dan Tahun Baru Hijriyah dalam bentuk doa bersama. Doa dipimpin Habib Muhammad bin Agil bin Athos dalam suasana yang sejuk dan hening.
Pengasuh Pesantren Al Hikmah 2 Benda KH Sholahuddin Masruri menjelaskan, doa bersama sebagai bentuk peneguhan menjadikan Pancasila sebagai dasar negara yang kokoh meski kerap mendapatkan rongrongan yang tidak ringan.
Gus Sholah, demikian panggilan akrabnya, menyayangkan tindakan kelompok tertentu yang mengatasnamakan agama, namun sesungguhnya menggerogoti Pancasila, memecah-belah NKRI. "Mereka mengibar-kibarkan bendera agama, namun sesungguhnya melukai Pancasila, memecah belah umat," tandasnya.
Dia mengajak para santri untuk menegakkan Pancasila yang telah dilahirkan para ulama dan santri terdahulu. "Indonesia ke depan ada di tangan santri, mari kita sinergikan santri dan TNI untuk tegakan NKRI sebagai harga mati," kata Gus Sholah.
Doa bersama diprakarsai Dandim 0713/Brebes Efdal Nazra. Dia mengajak para santri untuk menjadi generasi yang Pancasilais. Menurutnya, mengamalkan Pancasila, sama halnya berkontribusi kepada bangsa dan negara sebagai bentuk jihad fisabilillah.
Efdal menyemangati para santri untuk terus berjuang di alam kemerdekaan. Jihad dengan melestarikan menjaga Pancasila.
Sementara Bupati Brebes Hj Idza Priyanti mengaku bangga dengan semangat juang para santri dalam menuntut ilmu. Teruslah berjuang sebagaimana KH Masruri menyampaikan ilmu kepada para santri.
Idza juga meminta para santri untuk mendoakan kabupaten Brebes, mendoakan Indonesia agar tenteram, damai, kondusif, maju dan sejahtera. Apalagi, sebentar lagi Kabupaten Brebes akan menghadapi Pilkada serentak.
Dalam kesempatan tersebut, para santri juga menyanyikan lagu Indonesia Raya, membaca teks Pancasila dan menyanyikan lagu Bagimu Negeri. (Wasdiun/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Kontroversi Gerbong Perempuan, Menteri PPPA Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf
4
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
5
Data Terbaru Kecelakaan Kereta: 16 Orang Meninggal Dunia
6
Cerita Pilu Ibu Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur: Anak Saya Terbalik Kepala di Bawah
Terkini
Lihat Semua