Jepara, NU Online
Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Sya’roni Ahmadi menyebut ada tiga tingkatan santri. Tingkatan pertama adalah Mubtadi. Ialah santri yang sudah bisa membaca kitab tetapi belum bisa menguasainya. <>
Halitu dikemukakannya dalam Haflah Akhirussanah Pesantren Roudlotul Mubtadiin Balekambang desa Gemiring Lor kecamatan Nalumsari kabupaten Jepara, Rabu (3/6) siang.
Tingkatan berikutnya Mutawasit yakni santri yang bisa membaca kitab kuning serta mampu mengulasnya.
Sedangkan tingkatan terakhir Muntahi yaitu santri yang bisa membaca, mengulas dan bisa menunjukkan dalil qur’an dan hadits tentang yang dibacanya.
Kiai Sya’roni menjelaskan pesantren yang diasuh KH Makmun Abdullah Hadziq dinamakan Roudlotul Mubtadiin sudah tepat. Karena sesuai penjabarannya bisa membaca namun belum bisa menguasainya.
Harapannya kedepan santri tingkatannya bisa meningkat menjadi Muntahi. Kiai kharismatik ini menambahkan menjadi santri harus percaya diri. Sebab perintah mondok sudah dicantumkan dalam Surat Baraah.
Perintah mondok disejajarkan dengan perintah perang Sabil. Baik mana? Kiai Sya’roni menjelaskan sama-sama baiknya tetapi ia lebih cocok untuk memilih mondok. Karena ilmu yang telah diperoleh di bangku pesantren bisa ditular-tularkan kepada yang lain.
Ia menambahkan orang yang mati dalam medan pertempuran dan di pesantren sama-sama sahidnya. Mati di medan perang sahid dunia akhirat. Sedangkan yang wafat di pesantren sahid akhirat.
“Semoga ilmu yang anda peroleh di Balekambang bermanfaat di dunia dan akhirat,” doanya. (Syaiful Mustaqim/Anam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Jihad Generasi Muda dalam Mengisi Kemerdekaan Indonesia
2
RAPBN 2027 untuk Program MBG Capai Rp240 Triliun, Setara 29 Persen dari Anggaran Pendidikan
3
Khutbah Jumat: Jangan Nodai Kemerdekaan dengan Kemaksiatan
4
Gus Ipul Targetkan DPT Muktamar Ke-35 NU Rampung 17 Agustus 2026, Sebut Progres SK 95 Persen
5
RAPBN 2027 Tembus Rp4.097,2 Triliun, DPR: Harus Berdampak dan Menjawab Harapan Rakyat
6
Kompensasi kepada Pemilih dengan Dalih Transportasi atau Ongkos Kerja untuk Memengaruhi Pilihan adalah Haram dan Suap
Terkini
Lihat Semua