Warga Amerika Bicara Dialog Lintas Agama di Pesantren
NU Online · Sabtu, 23 Februari 2013 | 11:20 WIB
Sukoharjo, NU Online
Max Ediger, warga Amerika yang berkeliling dunia untuk menyuarakan dialog lintas agama hadir bersama warga asal Moro, Filipina Selatan, Tirmizy Abdullah, dalam sarasehan yang digelar di Pondok Pesantren Al-Muayyad Windan, Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo, Jumat (15/2) pekan lalu.<>
Pria berkacamata itu mulai bercerita tentang pengalamannya saat berada di desa terpencil di Myanmar. Pernah ia mendapatkan beberapa kesaksian dari para biksu yang pernah hidup pada masa perang etnis tahun 1947.
Dahulu, desa yang ditempati para biksu tersebut hidup damai antara Kristen dan Budha, sampai pada akhirnya datang bala tentara yang memaksa warga desa beragama Kristen untuk mengganti keyakinan mereka, beragama Budha. Segala cara ditempuh tentara untuk mencapai tujuannya, termasuk memanfaatkan para pemimpin agama.
“Para biksu diberi dua galon berisi minyak untuk membakar rumah dan gereja,” ungkap koordinator Interfaith Cooperation Forum itu.
Tapi untungnya mereka menolak perintah tentara tersebut. Mereka berbuat demikian karena merasa tidak ada yang berbeda antara Umat Buddha dengan Kristen, “Hidup dan Tumbuh di tanah yang sama, minum dari sungai yang sama,” tutur Ediger menirukan ucapan biksu.
Ediger juga banyak bertutur tentang pentingnya dialog. Dialog berarti proses yang bergerak secara perlahan mencari kebenaran. Tujuan dari dialog adalah memahami bahwa perbedaan itu nyata, tidak untuk dipertentangkan, tetapi untuk disandingkan sehingga muncullah keindahan. “Kita belajar bahwa kita beda, tapi beda itu indah,” pungkasnya.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Kontributor: Ajie Najmuddin
Terpopuler
1
Jalur Banda Aceh-Medan Macet Panjang, Ansor Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan
2
Prabowo Klaim Pemulihan Aceh Hampir 100 Persen, NU Aceh Tamiang: 70 Persen Warga Masih Mengungsi
3
DPR Ingatkan Mutu Pendidikan di Tengah Wacana PJJ untuk Efisiensi Energi
4
Raih Lima Keutamaan Ini dengan Laksanakan Puasa Syawal
5
Merawat Sanad Keilmuan melalui Silaturahmi Guru di Hari Raya
6
Laksanakan Puasa Qadha Ramadhan dan Syawal Sekaligus
Terkini
Lihat Semua