Kang Said: Peluru Polisi Dibeli dengan Uang Rakyat, Jangan Disalahgunakan
Jakarta, NU Online Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Said Aqil Siroj, meminta kasus penembakan Riyadhus Solihin, guru ngaji yang juga anggota GP Ansor Sidoarjo oleh oknum anggota kepolisian tidak dibelokkan dalam penanganannya. Kiai Said mengingatkan bahwa peluru yang dimiliki kepolisian dibeli dengan menggunakan uang rakyat, yang dalam penggunaan tidak semestinya disalahgunakan.
Hal itu disampaikan oleh Kiai Said setelah sebelumnya melakukan pertemuan dengan Kapolda Metro Jaya Irjend. Untung S. Radjab. Kapolri Jendral Timur Pradopo, berdasarkan keterangan dari Untung, sudah merespon kasus tersebut dan menyampaikan pesan agar penanganannya tidak dibelokkan.
Selasa, 1 November 2011 | 08:05 WIB