Kiai Pengajar Buta Huruf Itu Kini Telah Tiada
Warga Nahdlatul Ulama (NU) Lamongan, Jawa Timur, kembali kehilangan seorang kadernya. KH Muniron Fauzi, Rais Syuriah Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Turi Kabupaten Lamongan wafat pada usia 48 tahun, pada Jumat (17/11) lalu. Almarhum dikenal sebagai sosok yang getol berjuang di dunia pendidikan dan syiar agama Islam. Catatan berikut tentang sepak terjang kiai asal Desa Keben, Kec Turi, Kab Lamongan yang juga sebagai santri dan pengajar di Ponpes Langitan Tuban.
Bagi warga NU Lamongan, tampaknya nama Kiai Muniron--demikian panggilan akrabnya--tidak asing lagi. Sebab, ia dikenal sebagai sosok yang getol dalam syiar agama Islam. Selain masih aktif sebagai pengajar di Ponpes Langitan Tuban, ponpes pimpinan KH Abdullah Faqih itu, ia juga aktif mengajar di TPQ di desa setempat dan dalam bermasyarakat.
Senin, 20 November 2006 | 06:04 WIB