Logo NU Online Logo NU Online Dark
Lapsus

Warta

Nasional Daerah Internasional Risalah Redaksi Obituari
Fragmen Quran

Keislaman

Khutbah Syariah Sirah Nabawiyah Tafsir Hikmah Nikah/Keluarga
Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan

Lainnya

Cerpen Seni Budaya Ramadhan Pustaka Humor
Logo NU Online Logo NU Online Dark
Lapsus
Warta
Nasional Daerah Internasional Risalah Redaksi Obituari
Fragmen
Quran
Keislaman
Khutbah Syariah Sirah Nabawiyah Tafsir Hikmah Nikah/Keluarga
Opini
Tokoh
Hikmah
Download
Kesehatan
Lainnya
Cerpen Seni Budaya Ramadhan Pustaka Humor
Jatim Jateng Jabar Lampung Jakarta Kepri Banten Jombang
Wednesday, 29 April 2026
100 Tahun Nahdlatul Ulama
Djarum

Soal Hukum Aborsi

Lihat Semua
Warta
PBNU Diminta Selesaikan Beda Pandangan Muslimat-Fatayat

PBNU Diminta Selesaikan Beda Pandangan Muslimat-Fatayat

Kuala Lumpur, NU Online Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) diminta menyelesaikan perbedaan pandangan antara Muslimat NU dan Fatayat NU terkait hukum pengguguran kandungan (aborsi). Kedua organisasi sayap perempuan NU itu hingga kini masih berbeda pendapat. Pernyataan tersebut diungkapkan Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, di hadapan para kader perempuan NU Malaysia, di Kuala Lumpur, Rabu (27/2) kemarin. Demikian dilaporkan Kontributor NU Online di Kuala Lumpur, Helmy Muhammad.

Kamis, 28 Februari 2008 | 21:31 WIB

Terpopuler

Lihat Semua

1

5 Santri Laki-laki Jadi Korban Pelecehan Seksual, Syekh Ahmad Al Misry Jadi Tersangka

2

KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek

3

Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi

4

Kisah Rombongan Gus Dur Diberondong Senapan di Timor Leste

5

Resmikan Klinik di Cilacap, Gus Yahya: Harus Profesional, Bukan Sekadar Khidmah

6

3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi

Terkini

Lihat Semua
Nasional

Presiden Prabowo Sebut Akan Perbaiki 1.800 Perlintasan Kereta dan Bangun Flyover di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 20:30 WIB

Daerah

Peringati Harlah Ke-66, PMII Maros Dorong Perlindungan Perempuan dan Penguatan Ruang Aman Kader ‎

Selasa, 28 April 2026 | 20:00 WIB

Nasional

Korban Kecelakaan Kereta Dapat Pendampingan Psikologis, Perusahaan Diminta Beri Bantuan dan Keringanan

Selasa, 28 April 2026 | 19:30 WIB

Nasional

Data Terbaru: 15 Orang Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Selasa, 28 April 2026 | 18:30 WIB

Nasional

Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Selasa, 28 April 2026 | 18:00 WIB

Superapp

Terpopuler

Lihat Semua

1

5 Santri Laki-laki Jadi Korban Pelecehan Seksual, Syekh Ahmad Al Misry Jadi Tersangka

2

KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek

3

Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi

4

Kisah Rombongan Gus Dur Diberondong Senapan di Timor Leste

5

Resmikan Klinik di Cilacap, Gus Yahya: Harus Profesional, Bukan Sekadar Khidmah

6

3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi

Terkini

Lihat Semua
Nasional

Presiden Prabowo Sebut Akan Perbaiki 1.800 Perlintasan Kereta dan Bangun Flyover di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 20:30 WIB

Daerah

Peringati Harlah Ke-66, PMII Maros Dorong Perlindungan Perempuan dan Penguatan Ruang Aman Kader ‎

Selasa, 28 April 2026 | 20:00 WIB

Nasional

Korban Kecelakaan Kereta Dapat Pendampingan Psikologis, Perusahaan Diminta Beri Bantuan dan Keringanan

Selasa, 28 April 2026 | 19:30 WIB

Nasional

Data Terbaru: 15 Orang Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Selasa, 28 April 2026 | 18:30 WIB

Nasional

Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Selasa, 28 April 2026 | 18:00 WIB

Superapp

Tentang NU

Sejarah

Syuriyah

Tanfidziyah

Informasi

Redaksi

Kontak Kami

Visi Misi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

Disclaimer

Jaringan Media

Jawa Timur

Jawa Barat

Jawa Tengah

Banten

Lampung

Jakarta

Kepri

Jombang

© 2026 NU Online | Nahdlatul Ulama