Kisah Inspiratif Membimbing Lansia Belajar Al-Qur'an dari Nol
Senin, 17 November 2025
Apa arti sesungguhnya dari 'santri mengabdi' di tengah masyarakat? Jauh dari hiruk pikuk kota dan gemerlap panggung, sebuah jawaban tulus datang dari lereng Gunung Merbabu yang sejuk.
Di sana, kami menemukan Pak Masturin Ahmad, seorang santri yang sehari-hari adalah petani. Namun di sela-sela kesibukannya mengolah tanah, ia mendedikasikan waktunya untuk sebuah panggilan jiwa: mengajar Al-Qur'an. Murid-muridnya bukanlah santri biasa; mereka adalah para lansia yang semangatnya tak lekang oleh waktu dan para mualaf yang memulai perjalanan imannya dari nol.
Video ini adalah episode kedua dari segmen "Santri Mengabdi" NU Online, yang kali ini mendalami makna pengabdian melalui ketulusan dan keikhlasan tanpa batas. Saksikan bagaimana semangat "mengukir di atas air" para santri 'sepuh' yang berusia hingga 77 tahun mampu menggetarkan hati. Simak pula perjalanan spiritual Wahyudi, seorang mualaf yang menemukan ketenangan sejati setelah melalui jalan panjang penolakan keluarga dan masyarakat.
Ini adalah potret nyata Islam Nusantara yang meneduhkan, di mana dakwah tak selalu tentang retorika, melainkan tentang kesabaran, persahabatan, dan harmoni di tengah keberagaman. Sebuah pengingat bahwa pengabdian santri tidak berhenti di gerbang pesantren, melainkan terus tumbuh dan bermanfaat di manapun ia berada.
Terpopuler
1
Logo Munas dan Konbes NU 2026, Unduh di Sini
2
Munas-Konbes NU 2026 di Ploso Bakal Dihadiri Lebih dari 500 Peserta dan Peninjau
3
Bahlil Janji BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026, Pertamax Malah Melonjak Jadi Rp16.250 per Liter
4
Gelar Konfercab X, PCINU Australia-New Zealand Tegaskan Wajah Diaspora NU yang Inklusif dan Bermanfaat
5
Gempa M7,7 di Mindanao Filipina, BMKG: Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng
6
Gempa M7,8 Guncang Filipina: 35 Orang Meninggal Dunia, Ribuan Bangunan Rusak
Terkini
Lihat Semua