130.000 Muslim Shalat di Masjidil Aqsa, Jerusalem
NU Online · Senin, 8 Oktober 2007 | 16:41 WIB
Jerusalem, NU Online
Di bawah penjagaan ketat polisi Israel, ratusan ribu umat Muslim melakukan shalat tanpa insiden di halaman Masjidil Aqsa di Kota Tua Jerusalem pada Jumat keempat Ramadhan (5/10).
Sekitar 130.000 warga Palestina melakukan shalat di tempat suci itu -- masjid suci ketiga setelah Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi -- yang oleh warga setempat menyebutnya "Al-Haram Al-Syarif".
Kehadiran warga Muslim itu untuk menjalankan shalat Jumat terakhir di bulan suci Ramadhan, yang akan berakhir pekan ini tergantung munculnya bulan sabit.
Lebih dari 3.000 polisi berpatroli di jalan-jalan di Jerusalem timur yang diduduki Zionis Yahudi untuk mencegah setiap gangguan pada peristiwa semacam itu yang kerap menimbulkan ketegangan.
Ramadhan biasanya bertepatan dengan hari libur Yahudi dan Israel membatasi akses ke Masjidil Aqsa. "Pada hari-hari biasa, setengah juta orang yang datang, namun banyak orang tidak datang karena ditutup Israel," kata Mufti Jerusalem, Sheikh Mohammed Hussein.
Israel membatasi akses warga Palestina dari Tepi Barat kepada wanita berusia 40 tahun dan lelaki berusia lebih dari 40 tahun. Pembatasan itu tidak berlaku bagi warga Palestina yang bermukim di Jerusalem Timur yang memiliki kartu identitas Arab-Israel.
Ketika ribuan warga Palestina yang memenuhi kriteria untuk dapat melewati pintu pemeriksaan, puluhan ribu dicegah oleh pasukan Israel. (ant/sir)
Terpopuler
1
Ngantor Perdana, Gus Kikin Mulai Siapkan Susunan Kepengurusan PBNU 2026-2031
2
Gus Kikin Kunjungi Pojok Gus Dur pada Momen Perdana Ngantor di PBNU
3
Anggota Banser Wafat Selepas Tugas di Muktamar, Ketum GP Ansor Takziah dan Beri Santunan
4
Gus Kikin Sebut NU Dukung Program Pemerintah, Fokus pada Pembangunan Manusia
5
Menakar Kapasitas Al-Albani dalam Ilmu Hadits: Benarkah Layak Disebut Muhaddits?
6
PCNU Jombang Harapkan PBNU Masa Khidmah 2026-2031 Prioritaskan Program Keumatan
Terkini
Lihat Semua