335 Peserta Lomba Kaligrafi Unair Pecahkan Rekor MURI
NU Online · Ahad, 12 Juni 2011 | 13:53 WIB
Surabaya, NU Online
Demi mengenalkan Al-Qur'an dan makna yang terkandung di dalamnya, Himpunan Mahasiswa Ekonomi Islam (Himakis) Unair bersama pengurus Masjid Al-Akbar, menggelar lomba kaligrafi peserta terbanyak. Jumlah total peserta sebanyak 355 ternyata juga mampu memecahkan rekor Musium Rekor Indonesia (MURI) baru.
Tak hanya menggelar lomba kaligrafi saja, panitia juga menggelar lomba mewarnai kaligrafi bagi siswa SD. Namun sayangnya sertifikat MURI yang berhasil dipecahkan tak langsung diterima dari Dirut MURI, melainkan melalui notaris.<>
"Rekor sebelumnya diikuti 279 peserta, tetapi kami mampu melebihinya meskipun tak terpaut banyak. Tetapi lomba kali ini cukup berbeda dengan lomba kaligrafi umumnya yang membebaskan temanya, namun kali ini peserta hanya boleh menulis surat Al-Baqarah ayat 278-279 yang berisi larangan berbuat riba," tutur Chintia Ami, Wakil Ketua Himakis, Ahad (12/6).
Alasan pemilihan ayat tentang riba sendiri diharapkan mampu mengingatkan peserta maupun pengunjung yang datang agar selalu mewaspadai bahaya riba. Baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam berbisnis. Kegiatan ini juga menjadi kampanye anti riba secara terbuka yang digelar Mahasiswa Unair.
"Saat ini sudah banyak lembaga yang berbasis syariah, seperti bank syariah bahkan reksadana saja sudah ada yang syariah. Sehingga tak ada alasan lagi bagi masyarakat untuk tak menghindari praktek riba dalam keseharian mereka," jelasnya.
Para pejabat MURI memiliki jadwal yang padat, sehingga notarislah yang datang dan melihat jalannya lomba kaligrafi selama 2,5 jam ini.
"Tetapi secara legalitas semua sah," tandasnya.
Redaktur    : Syaifullah Amin
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
2
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
3
Kompensasi kepada Pemilih dengan Dalih Transportasi atau Ongkos Kerja untuk Memengaruhi Pilihan adalah Haram dan Suap
4
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
5
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
6
Jusuf Kalla Buka Suara soal Kerusuhan di Aceh: Konflik Internal, Bukan ke Pemerintah Pusat
Terkini
Lihat Semua