Aksi Donor Darah NU Pekalongan Pecahkan Rekor
NU Online Ā· Sabtu, 26 Januari 2008 | 01:26 WIB
Sekali dayung, dua pulau terlewati. Dua manfaat dicapai dalam satu kegiatan. Pepatah lawas itu tampaknya mengilhami kegiatan donor darah yang digelar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pekalongan, Jawa Tengah, pada Jumat (25/1) kemarin.
Selain merupakan wujud kepedulian terhadap sesama, aksi sosial yang diselenggarakan untuk menyambut Hari Lahir (Harlah) ke-82 NU itu juga berhasil memecahkan rekor. Sebanyak 267 peserta dan 150 orang dinyatakan dapat mendonorkan darahnya. Demikian dilaporkan Kontributor NU Online di Pekalongan, Abdul Muiz.<>
PMI Kota Pekalongan mencatat, kegiatan hasil kerja sama PCNU Pekalongan, pemerintah kota setempat dan Alma Swalayan itu memecahkan rekor kegiatan serupa selama ini. Apalagi, pesertanya juga datang dari luar wilayah Kota Pekalongan.
āBiasanya, dalam sehari, kegiatan donor darah rata-rata diikuti sekitar 75 orang. Namun, di NU, kali ini diikuti dua kali lipatnya,ā ujar Imron Rosyadi, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Pekalongan unit Pencari Pelestari Donor Darah Sukarela.
Imron mengatakan, kegiatan itu sangat membantu PMI dalam penyediaan darah, tidak saja untuk keperluan warga Pekalongan, tetapi juga masyarakat Kabupaten Batang dan Pemalang.
āSaya berharap, dari kegiatan ini, NU memiliki bank data pendonor darah, sehingga sewaktu-waktu PMI memerlukan darah, secepatnya dapat diatasi dan kami siap membantu,ā ujar Imron.
Ketua Panitia Pelaksana Harlah Kota Pekalongan, Abdul Basir, mengaku tidak menduga jika kegiatan ini dibanjiri peserta. Apalagi, kegiatan tersebut merupakan hal baru di lingkungan NU Pekalongan.
Masih dalam rangka menyambut Harlah ke-82 NU, pada Ahad (27/1) mendatang, akan digelar kegiatan pengobatan gratis di wilayah Pengurus Ranting NU Sokorejo, Pekalongan Timur, dan Banyurip Ageng, Pekalongan Selatan.
Sementara, pada puncak peringatannya nanti, akan diselenggarakan istighotsah kubro di Masjid Agung Al Jamiā, Kauman, Kota Pekalongan. Dipastikan hadir pada acara tersebut Rais Aam Jamāiyyah Ahlit Thariqah Al-Muātabarah An Nahdliyyah, Habib Muhammad Luthfiy. (rif)
Terpopuler
1
Habib Umar bin Hafidz Kunjungi PBNU, Ada Tiga Agenda di Dalamnya
2
Bolehkah Suami Menggunakan Tabungan Istri untuk Membayar Utang?
3
Khutbah Jumat: Hak atas Udara Bersih untuk Menjaga Kesehatan Pernapasan
4
BNPB Sebut 639 Hektare Lahan Masih Terbakar di Enam Provinsi
5
Kemenhaj Imbau Jamaah Umrah Indonesia Waspada, Pastikan Kesiapan Perjalanan
6
Profil KH Afifuddin Muhajir, Wakil Rais Aam PBNU Ahli Ushul Fiqih
Terkini
Lihat Semua