Satu pengadilan Aljazair menjatuhkan hukuman mati atas 49 gerilyawan garis keras dalam proses yang tak dihadiri terdakwa. Para Terpidana lebih dulu dinyatakan terbukti melancarkan serangan teror yang menewaskan 11 orang pada 2007, demikian laporan harian setempat El-Khabar, Sabtu, seperti dikutip Xinhua.
Pengadilan Pidana Aljazair, Jumat, menjatuhkan hukuman mati atas 49 gerilyawan garis keras, termasuk seorang pemimpin Al Qaida, yang diidentifikasi sebagal Drodkal Abdel Malik. Mereka dinyatakan bersalah membom satu kantor polisi di Aljazair timur pada 11 April 2007 sehingga menewaskan 11 orang dan melukai lebih dari 100 orang.<>
Empat terpidana lain dalam kasus yang sama dijatuhi hukuman penjara seumur hidup dan orang kelima diganjar empat tahun kurungan badan. Dua tersangka dibebaskan.
Daftar dakwaan meliputi tuduhan pembunuhan berencana, pembentukan jaringan teror dan serangan teror terhadap satu instalasi pemerintah.
Semua 56 gerilyawan itu adalah anggota kelompok fanatik Maghrib Islami (AQIM), yang memiliki hubungan dengan Al Qaida. (ant/nur)
Terpopuler
1
PBNU Putuskan Muktamar Ke-35 NU Digelar di Pesantren Tambakberas Jombang, 27-31 Agustus 2026
2
PBNU Putuskan Lokasi Muktamar Ke-35 NU Esok
3
PBNU Rampungkan Survei Lokasi Muktamar Ke-35 NU, Lirboyo dan Jakarta Jadi Opsi Terkuat
4
Penentuan Lokasi Muktamar Ke-35 NU Ditunda, Paling Lambat Besok Pagi
5
Pesan Rais Aam PBNU kepada Pengurus 25 Hari Jelang Muktamar Ke-35 NU
6
PBNU Sebut Pengalaman Tambakberas Jombang Jadi Modal Utama Selenggarakan Muktamar Ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua