Jakarta, NU Online
Departeman Agama RI akan menggelar Perkemahan dan Gelar Budaya Pemuda, Mahasiswa dan LSM Lintas Agama se-Kabupaten Poso di Lapangan Pemda Poso, Sulawesi Tengah yang berlangsung 1-4 Desember 2006. Kegiatan ini diikuti sekitar 200 orang mahasiswa, ormas kepemudaan dan LSM dari lima agama. Rencananya kegiatan ini akan dibuka langsung oleh Menteri Agama Maftuh Basyuni.
Hal itu disampaikan Ketua Panitia Pelaksana Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama Departemen Agama, Abdul Fatah, Rabu (29/11) di Jakarta. Menurutnya, kegiatan perkemahan lintas agama dilaksanakan sebagai media penanaman nilai-nilai kebersamaan, menghargai pluralisme dan multikultur di kalangan mahasiswa, ormas kepemudaan, dan LSM.
<>Fatah mengatakan, kegiatan ini juga diharapkan bagi generasi muda sebagai penerus bangsa memiliki jiwa dan semangat yang senantiasa menjaga dan memelihara kerukunan, persatuan dan kerjasama antar kelompok bangsa. ”Kedepannya kami memandang perlu melanjutkan kegiatan ini secara luas dan berkesinambungan di seluruh wilayah Tanah Air, khususnya daerah yang penduduknya majemuk dari segi etnis dan agama,” tuturnya.
Ditambahkan, tugas merajut persatuan dan kedamaian bukan semata-mata tugas generasi muda, namun karena generasi muda selalu tampil dan berada di barisan terdepan ketika bangsa ini menghadapi problema, maka dipandang tepat apabila perbaikan kondisi kerukunan, persatuan, dan kerjasama bangsa ke depan lebih dikonsentrasikan pada kalangan muda.
Peserta Perkemahan dan Gelar Budaya Pemuda, Mahasiswa, LSM Lintas Agama berusia sekitar 18 hingga 35 tahun. Peserta akan menerima materi dari nara sumber Gubernur/Bupati/Walikota, Kakanwil Depag Sulteng, Kapolda Danrem, Pemuka Agama, Akademisi dan Kwarda Sulteng. Selain menerima masukan dari nara sumber tersebut, peserta juga akan mengikuti perjalanan religi ke tempat-tempat ibadah, yaitu Masjid Raya Poso, Gereja Kristen Poso, Gereja Katolik Poso, dan Pura di Poso.
Pemda Poso dan Pihak Keamanan sendiri memberikan jaminan bahwa pelaksanaan kegiatan akan berjalan aman. ”Kami telah berkoordinasi dengan penanggungjawab keamanan, dan intinya semua memberikan dukungan penuh serta menjamin keamanan pelaksanaan kegiatan,” ujar Abdul Fatah.
Kegiatan yang akan ditutup pada tgl. 4 Desember 2006 oleh Sekretaris Jenderal Departemen Agama, Bachrul Hayat Ph.D merupakan kerjasama Departemen Agama dengan Kantor Menko Kesra dan Departemen Kebudayaan dan Pariwisata serta dibantu kelancaran pelaksanaannya oleh Pemda Sulteng dan Pemda Poso.
Pada kesempatan Perkemahan dan Gelar Budaya Pemuda, Mahasiswa Lintas Agama se Kabupaten Poso, Menteri Agama Muhammad M. Basyuni, dijadwalkan juga akan melakukan dialog dengan pemuka Agama dan tokoh masyarakat se Kabupeten Poso. Dalam kesempatan dialog Menteri Agama akan didampingi para Dirjen a.l Dirjen Bimas Islam Prof.Dr.H. Nazaruddin Umar MA; Dirjen Bimas Kristen DR. Jason Lase, M.Si; Dirjen Bimas Katolik Drs. Steff Agus; Dirjen Bimas Hindu Prof.Dr. IBG Yudha Triguna. MS, dan Dirjen Budha Drs. Budi Setyawan M.Sc, dan Pemda Sulteng.
Selain dialog dengan pemuka agama dan tokoh masyarakat, Menteri Agama akan memberikan bantuan dana untuk Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Poso hingga tingkat kecamatan yang telah terbentuk berjumlah 12 kecamatan, juga bantuan untuk rehabilitasi sejumlah rumah ibadah. Sedangkan Kantor Menko Kesra akan memberikan seperangkat komputer untuk FKUB Kabupaten Poso dan alat-alat olahraga untuk FKUB kecamatan.
Diselenggarakannya Perkemahan dan Gelar Budaya Pemuda, mahasiswa, LSM Lintas Agama se Kabupaten Poso ini akan memberikan image positif pada daerah setempat, bahwa Poso sesungguhnya sudah kondusif. ”Mudah-mudahan kegiatan ini terselenggara dengan baik dan suskses, sehingga proses rekonsiliasi pasca konflik Poso dapat segera terwujud,” ujar Abdul Fatah. (dpg/nam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
Khutbah Jumat: Sejarah dan Keutamaan Hari Jumat sebagai Sayyidul Ayyam
3
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
4
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
5
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
6
Khutbah Jumat: Jangan Iri Hati Ketika Orang Lain Lebih Sukses
Terkini
Lihat Semua