Anggota OKI Sepakat Putuskan Hubungan dengan Israel
NU Online · Sabtu, 3 Maret 2007 | 05:35 WIB
Kuala Lumpur, NU Online
Malaysia selaku Ketua Organisasi Konferensi Islam (OKI) yang beranggotakan 57 negara, Sabtu (3/3), mengatakan, OKI sepakat memutuskan hubungan dengan Israel atas aksi mereka terhadap masjid Al-Aqsa.
Menteri Luar Negeri Syed Hamid Albar mengatakan para menteri luar negeri OKI secara prinsip setuju terhadap usul Malaysia untuk memutuskan hubungan diplomatik tersebut.
Usul itu disampaikan dalam pertemuan luar biasa OKI di Arab Saudi pekan ini.
"Kami menyarankan agar negara Islam yang mempunyai hubungan diplomatik dengan Israel untuk memutuskan hubungan atau sementara menarik pulang duta besar mereka untuk menunjukkan bahwa kami serius dan tidak omong kosong," tulis kantor berita Bernama mengutip Syed Hamid.
Menteri mengatakan, Sekretaris Jenderal OKI Ekmeleddin Ihsanoglu sudah ditugaskan dengan menindaklanjuti usul tersebut.
Malaysia sudah lama mengecam kebijakan Israel di Timur Tengah dan tidak punya hubungan diplomatik dengan negara Yahudi tersebut.
Negara tersebut, awal bulan ini minta Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk turun tangan dan menekan Israel untuk menghentikan kegiatan di mesjid Al-Aqsa Yerusalem yang sudah membuat sangat marah kaum muslim.
Malaysia juga mengusulkan OKI meminta resolusi dari Pengadilan Internasional di Den Haag atas tindakan Israel tersebut, tulis Bernama.
Warga Palestina dan kaum muslim di seluruh dunia mencela penggalian yang dimulai 6 Februari oleh Israel dan mengatakan tindakan tersebut membahayakan fondasi mesjid yang merupakan tempat ketiga paling suci dalam agama Islam itu, lapor DPA. (ant/rif)
Terpopuler
1
Ngantor Perdana, Gus Kikin Mulai Siapkan Susunan Kepengurusan PBNU 2026-2031
2
Gus Kikin Kunjungi Pojok Gus Dur pada Momen Perdana Ngantor di PBNU
3
Anggota Banser Wafat Selepas Tugas di Muktamar, Ketum GP Ansor Takziah dan Beri Santunan
4
Gus Kikin Sebut NU Dukung Program Pemerintah, Fokus pada Pembangunan Manusia
5
Menakar Kapasitas Al-Albani dalam Ilmu Hadits: Benarkah Layak Disebut Muhaddits?
6
PCNU Jombang Harapkan PBNU Masa Khidmah 2026-2031 Prioritaskan Program Keumatan
Terkini
Lihat Semua