Ansor, IPNU/IPPNU, PMII Kudus Berorasi Tolak Teroris
NU Online · Sabtu, 3 Oktober 2009 | 10:34 WIB
Puluhan organisasi masyarakat (ormas) di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Sabtu menggelar aksi mimbar bebas di halaman DPRD Kudus, untuk menolak aksi terorisme.
Koordinator Aksi Mimbar Bebas Tolak Aksi Terorisme, Ali Ihsan, mengatakan, jumlah ormas yang mengikuti aksi ini sebanyak 20-an ditambah dari beberapa LSM di Kudus.<>
"Aksi ini terinspirasi oleh dugaan keterlibatan salah seorang warga di Kudus dengan jaringan teroris," ujarnya.
Ia mengatakan, aksinya ini bertujuan untuk mengingatkan kaum muda di Kudus agar tidak mudah terprovokasi kegiatan menyimpang yang mengatasnamakan agama. Ia menegaskan, semua aksi terorisme yang mengatasnamakan agama harus ditolak.
"Mudah-mudahan, adanya salah seorang warga Kudus yang diduga terlibat dengan jaringan terorisme hanya kali ini saja dan tak akan terulang," ujarnya.
Ia menyarankan kepada pemerintah untuk memperhatikan kaum muda agar tidak mudah dimanfaatkan oleh kelompok teroris, mengingat sebagian besar tersangka teroris adalah pemuda.
Ia menambahkan, jumlah ormas yang terlibat dalam aksi damai ini mencapai 20 ormas dan beberapa LSM di Kudus. Sementara itu, Perwakilan dari IPPNU Kudus, Ana Sofawati, mengatakan, pihaknya sepakat menolak aksi terorisme, karena tidak punya rasa kemanusiaan dengan menghilangkan nyawa tak berdosa.
"Dalam ajaran Islam tidak ada ajaran berjihad dengan cara membunuh orang-orang yang tak berdosa," ujarnya.
Berdasarkan pengamatan, beberapa ormas yang datang, antara lain GP ANSOR, IPPNU, IPNU, PKB, FKPPI, BMI, Partai Pelopor, PMII, dan BEM UMK.
Aksi tersebut mendapatkan pengawalan beberapa aparat dari Polres Kudus. (ant/mad)
Terpopuler
1
Hukum Suami Memanggil Istri dengan Sebutan Mamah atau Ummi
2
Menkeu Suahasil: Keuangan Negara Harus Bisa Jalankan Program Prioritas Pemerintah
3
137 Mahasantri Ma'had Aly Lolos Seleksi Administrasi Beasiswa Berkah Muktamar Ke-35 NU
4
Presiden Prabowo Tiba di India untuk Hadiri KTT Ke-18 BRICS
5
Prabowo Bicara Ketahanan di BRICS, Rakyat Indonesia Masih Menghirup Asap Karhutla
6
BGN Sebut 240 Ribu Satuan Pendidikan Belum Terima MBG
Terkini
Lihat Semua