Gerakan Pemuda (GP) Ansor NU diminta untuk tetap khitmat pada titah ulama. Sebab kemuliaan Ansor akan tercermin ketika mematuhi segala titah ulama. Tidak ‘menjual’ diri kepada kekuasaan ataupun berpihak pada kepentingan-kepentingan sesaat.
“Nilai kejuangan Ansor akan terpuruk, manakala jauh dari ulama,” ujar Pengasuh Pondok Pesanteren Buntet Cirebon DR KH Mohammad Abbas bin Fuadz Hasyim saat menyampaikan tausiyah Halal bi Halal yang digelar Pengurus Anak Cabang (PAC) Ansor Brebes di Masjid Agung Brebes, Kamis Malam (16/9).<>
Dia menegaskan, Ansor harus ittiba (mengikuti, red) para ulama. Sebab kekuatan Ansor, terletak pada konsekwensinya menjadi pengikut ulama. Kalau pergerakan Ansor sudah dikotori oleh kepentingan-kepentingan sesaat dengan tidak mengindahkan titah para alim ulama maka Ansor akan hancur.
Tidak bisa dipungkiri kata Abbas, godaan kerap datang bertubi-tubi. Maka, harus dilibas dengan kekuatan iman. “Jangan sampai pergerakan ansor terkontaminasi gemerlapnya warna kehidupan duniawi yang semu,” pesannya.
Sejarah telah membuktikan, lanjutnya, Ansor dan NU mampu mematahkan pasukan sekutu AS di Surabaya waktu perang kemerdekaan. Dengan pekik Jihad Merdeka atau Mati, pasukan sekutu mundur tanpa ampun. Meskipun Pasukan Sekutu saat itu telah mampu meluluhlantakan Italia, Jerman, Jepang dan lain-lainnya.
Sedang di era sekarang, masih kata Abbas, lahan perjuangan dan pergerakan Ansor telah bergeser sesuai dengan perkembangan jaman. Nilai-nilai perjuangan Ansor sekarang adalah mengedepankan akhlakul karimah (akhlak mulia,red). Akhlakul karimah menjadi harga mati untuk terus dijunjung tinggi. Akhlakul karimah, harus didahulukan ketimbang syariah-syariah yang belum jelas dan masih diperdebatkan.
“Nabi Muhammad SAW sendiri, diutus ke muka bumi ini untuk menyempurnakan akhlak,” tandasnya.
Dan ulama, tambahnya, adalah pewaris para Nabi. Maka kiblat pencapaian akhlak yang mulia terdapat pada para ulama.
Pembicara lain dalam Pengajian umum dan halal bi halal Pengasuh Ponpes al Hikmah 1 Benda Sirampog Brebes KH Labib Sodiq.
Halal Bi halal yang mengusung tema merajut persaudaraan, menyemai kebersamaan pemuda ini berlangsung hingga pukul 00.30. Turut hadir para Pengurus Cabang dan Anak Cabang GP Ansor se- Kabupaten Brebes, Kepala Bagian Kesra Setda Brebes H Mabruri SH MH, Para anggota Ansor dan Ikatan Keluarga Santri Alumni Al Hikmah Itthobsy (IKSAABI) dan masyarakat umum. (was)
Terpopuler
1
Menakar Kapasitas Al-Albani dalam Ilmu Hadits: Benarkah Layak Disebut Muhaddits?
2
Gus Kikin Sebut NU Dukung Program Pemerintah, Fokus pada Pembangunan Manusia
3
PCNU Jombang Harapkan PBNU Masa Khidmah 2026-2031 Prioritaskan Program Keumatan
4
Gus Kikin Targetkan Susunan Kepengurusan PBNU 2026-2031 Rampung dalam 30 Hari
5
Seismik Anak Krakatau Menurun, PVMBG Ingatkan Potensi Letusan Lebih Kuat Masih Terbuka
6
10 Pendapat Al-Albani yang Bertentangan dengan Imam Mazhab dan Mayoritas Ulama Ahlussunnah
Terkini
Lihat Semua