Asisten Perencanaan Pendidikan dan Pelatihan Satuan Koordinasi Nasional Banser menginstruksikan setiap anggotanya untuk mengamankan daerah masing-masing menyusul terjadinya ledakan bom di Jakarta.
Pengamanan tersebut dilakukan terutama di tempat-tempat yang rawan terjadi teror seperti di perusahaan besar, hotel, pusat keramaian, dan tempat peribadatan. "Hari Senin nanti kita akan koordinasi secara nasional di Pasuruan," ujar Asisten Perencanaan Pendidikan dan Pelatihan Satuan Koordinasi Nasional Banser, A Mujib Syadzili, Jumat (17/7) di Malang.<>
Ia mengatakan, fokus daerah yang pengamanannya diperketat adalah di wilayah Madura dan Pasuruan. Untuk Madura, di setiap kabupaten akan diterjunkan 5 ribu banser. "Pengamanannya akan dikordinasikan dengan pihak kepolisian setempat," ujarnya seperti dilansir beritajatim.com.
Sementara itu, jumlah Banser di Malang raya yang diturunkan sebanyak 4.500 personil dengan perincian 3000 di Kabupaten Malang, 1000 di Kota Malang dan 500 di Kota Batu.
Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak panik dan terpancing dengan isu teror pasca ledakan bom di Jakarta hari ini. (mad)
Terpopuler
1
Ngantor Perdana, Gus Kikin Mulai Siapkan Susunan Kepengurusan PBNU 2026-2031
2
Gus Kikin Kunjungi Pojok Gus Dur pada Momen Perdana Ngantor di PBNU
3
Anggota Banser Wafat Selepas Tugas di Muktamar, Ketum GP Ansor Takziah dan Beri Santunan
4
Gus Kikin Sebut NU Dukung Program Pemerintah, Fokus pada Pembangunan Manusia
5
Menakar Kapasitas Al-Albani dalam Ilmu Hadits: Benarkah Layak Disebut Muhaddits?
6
PCNU Jombang Harapkan PBNU Masa Khidmah 2026-2031 Prioritaskan Program Keumatan
Terkini
Lihat Semua